WAY KANAN URUTAN KE-4 DALAM SURVEI PENILAIAN INTEGRITAS (SPI) KPK

Way Kanan, Lampungsai.com – Upaya pemberantasan korupsi di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan publik menyusul dirilisnya hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam survei tersebut, Kabupaten Way Kanan menempati peringkat ke-4 dengan skor 72,16.

Posisi pertama diraih oleh Kabupaten Pringsewu dengan skor tertinggi 74,89, diikuti oleh Lampung Selatan dengan skor 73,91, dan Tulang Bawang di posisi ketiga dengan skor 72,63.

Ketua DPC Aliansi Jurnalis Persada (AJP) Way Kanan, S. Purnomo, menyambut baik hasil tersebut namun menekankan bahwa capaian ini harus menjadi pemicu untuk perbaikan lebih lanjut.

Hasil SPI bukan sekadar angka, tapi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola yang bersih dan berintegritas,” ujar S. Purnomo.

SPI yang disusun oleh KPK merupakan instrumen penting dalam memetakan potensi risiko korupsi di instansi pemerintahan dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Semakin tinggi skor SPI, semakin kecil potensi praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang terjadi. Nilai SPI berbanding lurus dengan tingkat kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas birokrasi.

Indeks SPI ini harus dijadikan tolok ukur untuk mendorong perubahan positif di semua lini pemerintahan,” tambah Purnomo.

Namun, meski hasil SPI cukup menggembirakan, data dari Direktori Putusan Tipikor Mahkamah Agung RI menunjukkan bahwa Way Kanan masih memiliki catatan serius, yaitu 13 kasus korupsi dengan total kerugian negara mencapai Rp8,13 miliar.

Fakta ini menjadi pengingat penting bagi para pemangku kebijakan, baik di eksekutif maupun legislatif, untuk terus memperkuat sistem pengawasan dan menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Purnomo menegaskan bahwa Way Kanan harus menargetkan peringkat tiga besar, bahkan idealnya posisi pertama, sebagai bukti kesungguhan dalam membangun pemerintahan yang bebas dari praktik lancung.

Jangan jadikan skor SPI sebagai pencapaian akhir. Ini harus menjadi dasar evaluasi untuk membangun Way Kanan yang lebih transparan, jujur, dan berintegritas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *