Liwa Lampungsai— Pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Barat periode 2025–2028 resmi digelar di Liwa, Senin (13/10/2025). Kegiatan berlangsung khidmat di bawah simbol Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi lambang komitmen organisasi dalam menjunjung tinggi nilai persatuan, profesionalisme, dan integritas jurnalistik di daerah.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi masyarakat, serta insan pers dari berbagai media lokal dan nasional. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral terhadap terbentuknya kepengurusan baru PWRI Lampung Barat yang diharapkan dapat membawa semangat baru bagi dunia jurnalistik di kabupaten berjuluk Bumi Sekala Bekhak tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PWRI Lampung Barat menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan baru merupakan langkah awal dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi dan etika jurnalistik.
“PWRI Lampung Barat siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat. Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mengedukasi, demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa organisasi wartawan bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan juga tempat pembinaan dan peningkatan kapasitas profesional jurnalis agar mampu beradaptasi dengan dinamika informasi yang semakin cepat di era digital.
Sementara itu, perwakilan dari Forkopimda Lampung Barat yang turut hadir menyampaikan apresiasi terhadap semangat para insan pers yang tergabung dalam PWRI. Ia berharap PWRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang menyejukkan, edukatif, dan membangun.
“Kami berharap PWRI dapat menjadi wadah bagi para jurnalis untuk terus menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Peran media sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi diskusi ringan mengenai peran media dalam memperkuat literasi publik dan menangkal berita bohong (hoaks) yang kian marak di media sosial. Dalam forum itu, para peserta sepakat bahwa wartawan harus menjadi garda terdepan dalam memastikan informasi yang beredar di masyarakat telah melalui proses verifikasi dan konfirmasi sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
Pelantikan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pengurus, tamu undangan, serta para insan media. Suasana keakraban yang tercipta menggambarkan semangat kebersamaan untuk membangun Lampung Barat yang lebih informatif, transparan, dan maju melalui karya jurnalistik yang bermartabat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, PWRI Lampung Barat diharapkan mampu menjadi pilar informasi publik yang terpercaya, memperkuat peran pers sebagai penyeimbang dan mitra strategis pemerintah, serta menjaga marwah profesi wartawan di tengah tantangan perkembangan media yang semakin kompleks. (**)












