KALIANDA – Biasanya, Sabtu adalah waktu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas. Namun, di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, suasana Sabtu di bulan Januari ini justru terasa hidup dan penuh antusiasme. Pintu kantor tetap terbuka lebar, menyambut warga yang ingin mengurus paspor tanpa harus mengorbankan waktu kerja di hari kerja.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-76, Kantor Imigrasi Kalianda menghadirkan Pelayanan Paspor Simpatik. Sebuah kado spesial bagi masyarakat Lampung Selatan dan sekitarnya yang mendambakan kemudahan birokrasi.
Komitmen di Balik Meja Pelayanan
Kepala Kantor Imigrasi Kalianda, Deddy, memandang program ini sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antara institusi dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa profesionalisme tidak harus kaku, melainkan bisa hadir dalam bentuk pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses.
“Pelayanan Paspor Simpatik ini adalah wujud komitmen kami. Kami ingin terus meningkatkan kualitas layanan publik, memastikan bahwa Imigrasi hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat,” ujar Deddy dengan optimis.
Sabtu yang Eksklusif
Bagi Anda yang berencana memanfaatkan layanan ini, catat tanggalnya. Layanan khusus ini hanya tersedia pada tiga hari Sabtu sepanjang Januari 2026:
- 10 Januari 2026
- 17 Januari 2026
- 24 Januari 2026
Namun, ada kesan “eksklusif” dalam layanan ini. Demi menjaga kenyamanan dan efektivitas, kuota dibatasi hanya untuk 30 pemohon per hari. Pembatasan ini dilakukan agar setiap warga yang datang mendapatkan perhatian penuh dan proses yang cepat, tanpa harus berdesakan.
Digitalisasi dan Ketertiban
Meski suasana terasa lebih santai karena diadakan di akhir pekan, prosedur tetap dijunjung tinggi. Deddy mengingatkan bahwa pendaftaran wajib dilakukan melalui aplikasi M-Paspor. Ini adalah cara Imigrasi memastikan transparansi dan keteraturan.
“Kami mengimbau masyarakat memastikan kelengkapan data sebelum mendaftar. Perlu diingat, layanan Sabtu ini khusus untuk permohonan paspor baru dan penggantian karena habis masa berlaku atau halaman penuh saja,” jelasnya.
Untuk menjaga kelancaran, layanan ini memang tidak diperuntukkan bagi kasus paspor hilang, rusak, perubahan data, atau pengambilan paspor. Fokusnya jelas: memberikan jalur cepat bagi mereka yang ingin segera memulai perjalanan barunya.
Harapan yang Melampaui Administrasi
Lebih dari sekadar urusan cetak-mencetak dokumen, Deddy berharap inovasi ini memberikan manfaat nyata yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas menjadi ruh dalam setiap meja pelayanan yang digelar.
“Melalui Pelayanan Paspor Simpatik ini, kami berharap akses pelayanan paspor semakin mudah, tertib, dan memberikan manfaat nyata,” pungkas Deddy.
Kini, warga Lampung Selatan memiliki alasan tambahan untuk menyukai hari Sabtu. Di sana, di Kantor Imigrasi Kalianda, urusan paspor tak lagi terasa seperti beban, melainkan sebuah langkah awal yang menyenangkan menuju perjalanan dunia.












