Dinas PUTR ‘Maksimalkan” Pembangunan Penanggulangan Banjir di Kota Metro

Kota Metro — Banjir yang kembali melanda sejumlah titik di wilayah Kota Metro pada Rabu, 30 Juli 2025, menuai perhatian dari DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Provinsi Lampung. Meskipun anggaran puluhan miliar rupiah telah dialokasikan dari APBD untuk pengentasan banjir, namun hingga kini belum terlihat proyek infrastruktur yang berjalan nyata di lapangan, menyebabkan keresahan warga yang tinggal di wilayah langganan banjir.

Warga di kawasan seperti Perumahan Prasanti Garden mengaku khawatir setiap musim hujan tiba. “Anggarannya besar, tapi kami belum lihat pengerjaannya. Warga tetap cemas karena tiap musim hujan air masuk rumah,” keluh salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Chery selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro menyampaikan bahwa pihaknya saat ini fokus pada tiga titik penanganan banjir prioritas, yakni di Jl. Imam Bonjol, Jl. AR Prawira Negara, dan Jl. Terong.

“Titik banjir yang akan segera dikerjakan berada di Jl. AR Prawira Negara dan di belakang Wihara. Di sana akan dibuat saluran air mulai dari Jl. Ahmad Yani, melalui Jl. Terong, hingga ke belakang Wihara,” ujar Chery, Kamis (31/7/2025).

Ia juga menyebut bahwa dua lokasi utama yang akan mulai dikerjakan pada Agustus 2025 adalah Jl. AR Prawira Negara dan Jl. Terong. Sementara untuk titik lainnya seperti Jl. Imam Bonjol, akan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai perencanaan.

Terkait rincian anggaran, Chery mengaku masih harus berkoordinasi lebih lanjut dengan panitia karena terdapat pembagian pekerjaan di bidang lain. “Detail akurasi anggaranya saya akan tanya ke panitia, karena pekerjaan tersebut ada yang terpecah di bidang Cipta Karya,” jelasnya.

Kendati Dinas PUTR telah menyampaikan sebagian informasi kepada media, namun Kepala Dinas PUTR Kota Metro hingga kini belum berhasil ditemui langsung untuk memberikan keterangan menyeluruh. Hal ini membuat sebagian masyarakat menilai bahwa hak jawab yang diberikan masih belum maksimal.

Meski demikian, Dinas PUTR menyatakan komitmennya untuk serius menangani problematika banjir dadakan yang kerap melanda Kota Metro, terutama demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak setiap musim hujan tiba.

DPD ASWIN Lampung mendorong transparansi, kecepatan kerja, dan evaluasi penggunaan anggaran agar program pengendalian banjir benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. ( Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *