BPS: Kota Bandarlampung Inflasi 0,54 Persen

0
404

BPS: Kota Bandarlampung Inflasi 0,54 Persen

id
logo bps

BPS: Kota Bandarlampung Inflasi 0,54 Persen Kantor BPS Lampung (ist)

Bandarlampung (ANTARA Lampung) – Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung mengungkapkan bahwa Kota Bandarlampung pada Juni 2017 mengalami inflasi sebesar 0,54 persen.
"Inflasi itu karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,92 pada Mei 2017 menjadi 130,62 pada Juni 2017," kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Senin (3/7).
Ia mengatakan bahwa ada lima kelompok pengeluaran memberikan andil inflasi di Kota Bandar lampung, yaitu kelompok bahan makanan memberikan andil inflasi sebesar 0,11 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,01 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,29 persen.
Selanjutnya, kelompok sandang sebesar 0,02 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen.
"Sementara kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak memberikan andil inflasi," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi diantaranya tarif listrik, angkutan antar kota, kangkung, beras, jeruk, ayam hidup, cung kediro, pir, kentang, dan tomat buah.
Yeane menyebutkan, berdasarkan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi Kota Bandarlampung terjadi karena adanya kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan yang mengalami peningkatan indeks sebesar 0,49 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,07 persen.
Kelompok sandang sebesar 0,31 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,77 persen.
"Sebaliknya kelompok kesehatan mengalami deflasi sebesar 0,07 persen," jelasnya.
Kepala BPS Lampung itu mengatakan inflasi Kota Bandarlampung menempati peringkat ke-57 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. Dari 82 kota, 79 kota mengalami inflasi, dan tiga kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 4,48 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Merauke sebesar 0,12 persen. Sebaliknya deflasi tertinggi terjadi di Singaraja sebesar 0,64 persen, dan deflasi terendah terjadi di Denpasar sebesar 0,01 persen.
Kota Bandarlampung, pada Juni 2017 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) adalah sebesar 2,60 persen dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 5,12 persen.(Ant)

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Tweets by @antaralampungRead more

LEAVE A REPLY