Warga Petani Mesuji Keluhkan Harga Komiditi Karet Turun Mencapai Rp5500/Kg

0
472

Mesuji, Lampungsai.com – Warga petani karet di Kabupaten Mesuji keluhkan harga getah karet yang sejak lama tidak kunjung ada kenaikan terhitung semenjak ada nya covid-19 sampai saat ini harga getah karet hanya Rp5500 sampai Rp6000/Kg di tingkat pengepul dan lapak-lapak. Rabu, 29 Juli 2020

Disampaikan salah seorang petani karet asal Desa Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang,  Yahmin Sahriyal (45), harga getah karet saat ini turun drastis tak kunjung pulih. Terlebih saat ini menjelang hari raya idul adha, pasti nya semua kebutuhan terutama bahan-bahan pokok pasti harganya beranjak naik.

“Berharap kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat nencarikan solusi terhadap keluhan petani khususnya petani karet, jika terus-terusan seperti ini masyarakat akan sangat berat menanggung kebutuhan hidup,”katanya.

Teepisah, pemilik lapak getah karet, Nuzir Wanda (38), membenarkan bahwa harga getah karet saat ini memang belum mengalami peningkatan yang signifikan. Hal tersebut di sesuaikan dengan harga jual lapak ke pabrik yang juga mengalami penurunan semenjak Covid-19.

Namun pihaknya juga terus melakukan upaya-upaya agar harga getah karet di tingkat petani dapat naik, dengan cara menjual getah karet ke perusahaan-perusahaan yang ada di luar daerah Kabupaten  Mesuji seperti di wilayah Sumatera Selatan dan Sumatra Utara (Medan).

“Mudah-mudahan kedepan harga getah karet bisa setabil. Kamipun tentunya perlu dukungan dari semua pihak terutama pemerintah daerah, supaya harga-harga hasil pertanian bisa seimbang dengan harga-harga kebutuhan pokok,”jelas Wanda. (Baginda)¬†

LEAVE A REPLY