Wanita Pembuang Bayi Ditangkap Petugas Gabungan Polres Lampung Timur

0
835

Lampung Timur, Lampungsai.com – Tim gabungan Polres Kabupaten Lampung Timur dan Polsek Pekalongan, amankan wanita pembuang bayi di Masjid Babussalam Kecamatan Pekalongan pada Minggu, 15 November 2020. Wanita usia (21) inisial PN warga Pekalongan, sengaja membuang bayi nya lantaran sang pacar tak mau bertanggung jawab.

Kasus wanita pembuangan bayi tersebut, sempat menggegerkan warga dan tersebar di media sosial Facebook. Berbekal dara video CCTV Masjid Babussalam, wanita tersebut menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam BE 2686 FP, membuang bayinya dalam kantong plastik warna putih.

Lebih kurang sekitar, 07.00 WIB, Senin, 16 November 2020. Petugas gabungan tersebut menangkap PN (21).

Dilansir lampungpost.co, Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, kasus tersebut terungkap berdasarkan hasil rekaman CCTV yang ada di masjid tempat bayi malang itu dibuang.

Dari rekaman CCTV tersebut, pelaku pada Minggu, 15 November 2020, pagi terlihat datang menggunakan sepeda motor. Setelah itu pelaku kemudian meletakan bayi di gudang masjid tersebut dan ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 17.25 WIB, 15/11/20 (Sore).

Dari rekaman CCTV, petugas kemudian bergerak menelusuri keberadaan sepeda motor yang digunakan pelaku dan berhasil mengamankan pelaku, sekitar pukul 07.00 WIB, 16/11/20, pelaku digelandang ke Mapolsek Pekalongan dan di bawa ke Mapolres Lampung Timur.

“Atad perbuatan pelaku, di jerat Pasal 340 Subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 80 Ayat 3 dan 4, UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,”kata Kapolres.

Dalam pemeriksaan, pelaku PN (21) mengaku terpaksa membuang bayinya karena sang pacar tidak mau bertanggungjawab. Selain malu dan takut diketahui orang tua, pelaku membuang bayinya.

Pada saat kejadian, pengurus Masjid Babussalam, Asep mengatakan, diketahui adanya bayi itu dari santri yang mengaji di Masjid tersebut. Bayi yang dibuang pelaku didalam kantong plastik putih di gudang Masjid, hanya terlihat kaki saja, badan dan kepala tertutup plastik. Kondisi Bayi sudah dirubungi semut.

Mendengar itu, langsung menuju gudang dan melihat kondisi secara detail yang kemudian menghubungi pihak berwajib sekitar pukul 17.25 WIB, 15/11/20.

Diketahui, saat kejadian, jenazah bayi tersebut langsung di bawa ke RSUD Sukadana, Lampung Timur untuk di otopsi. (*)

LEAVE A REPLY