Kinerja Bawaslu Tuba Disoal Ketua DPD LSM Pijar Keadilan

0
65
Ketua DPD LSM Pijar Keadilan Tony Wahyudi. (Foto: dok).

TULANG BAWANG, Lampungsai.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan DPD Lampung Tony Wahyudi mengkritisi kinerja Bawaslu Tulangbawang yang dinilai sangat lamban menangani laporan kecurangan pemilu di daerah pemilihan (Dapil) 5 Dente Teladas, yang dilaporkan oleh Calon Legislatif (caleg) PAN Hartono.

Pasalnya, walaupun laporan Hartono dinyatakan telah lengkap dan dikuatkan dengan sejumlah bukti-bukti serta saksi. Namun hingga kini pihak Bawaslu belum juga bergerak memanggil para terlapor.

Dijelaskan Tony, dari 23 KPPS se-Kecamatan Dente Teladas yang terindikasi telah melakukan kecurangan dengan mengurangi dan menambah perolehan suara caleg, sehingga mengakibatkan kerugian moril dan materil caleg terkait.

“Semua kecurangan yang dilakukan oleh para KPPS telah dilaporkan oleh Caleg PAN Hartono kepada Gakkumundu Bawaslu. bahkan sekarang ditemukan fakta baru, terdapat 96 orang yang diduga menggunakan C6 milik orang lain Dan sudah mengakui perbuatan mereka. Sepertinya mereka memang di suruh oleh oknum KPPS, semua mereka terangkan dalam pernyataan,” ungkap Tony. Kamis (02/5).

Lebih jauh Tony menerangkan, berbagai kecurangan di Dapil Dente Teladas terkesan memang telah direncanakan seperti Terstruktur Masif Dan Sistematis (TMS) oleh KPPS dan oknum-oknum caleg tertentu lainnya untuk meraup perolehan suara terbanyak.

Lanjutnya, mulai dari penghitungan perolehan suara mendahulukan perolehan suara DPRD tingkat Kabupaten, C1, plano masuk dalam kotak Presiden yang tidak tersegel.

“Inikan sudah Terstruktur menambah perolehan suara oknum caleg tapi mengurangi perolehan suara caleg lain, mestinya Bawaslu mengambil langkah cepat menyelesaikan persoalan berbagai macam kecurangan yang dilakukan oleh para oknum perusak demokrasi ini,bukan malah sebaiknya terkesan jalan di tempat,” tegasnya.

Masih menurut Toni, berbagai kecurangan yang dilakukan oleh 23 KPPS dan oknum caleg Dapil Dente Teladas telah merusak tatanan demokrasi Dirinya menghimbau agar pihak Bawaslu Tulangbawang segera memproses laporan tersebut.

“Bawaslu harus cepat memproses laporan Hartono, semua yang terlapor harus dipanggil untuk diperiksa, bahkan jika terbukti melibatkan oknum caleg maka saya minta oknum caleg tersebut di anulir atau di diskualifikasi, sebab memperoleh suara hasil maling, dan berapapun suara yang di ambil harus dikembalikan dengan yang berhak,karena walaupun satu suara itu suara rakyat,” tuturnya.

Kembali Tony menegaskan, jika Bawaslu jalan ditempat untuk mengungkap kecurangan Pileg seperti yang dilaporkan oleh Caleg PAN Hartono, maka pihaknya akan menggerakan massa untuk segel Kantor Bawaslu Tulangbawang.

“Saat ini saya masih percaya Bawaslu bekerja profesional, tapi kami akan terus pantau perkembangannya saya harap Bawaslu benar-benar bekerja objektif, memberikan rasa keadilan bagi siapapun yang terzholimi dalam pileg, sehingga kelak lembaga Bawaslu dapat menjadi sebuah lembaga tumpuan harapan seluruh masyarakat,” tutupnya.(tim)

LEAVE A REPLY