Bawaslu Tuba Angkat Bicara Soal Laporan Hartono

0
52

TULANG BAWANG, Lampungsai.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Penyidik (Polisi dan Jaksa), menyatakan beda pendapat terhadap dugaan kecurangan pileg yang dilakukan Oleh 23 Kpps se-Kecamatan Dente Teladas yang dilaporkan oleh Hartono.

Pasalnya, Bawaslu Kabupaten Tulangbawang mengatakan, jika laporan Hartono Caleg PAN dapil Dente Teladas terhadap 23 KPPS se-Kecamatan Dente Teladas telah terbukti memenuhi unsur Pidana.

Namun anehnya, pendapat Polisi dan Jaksa menyatakan bahwa laporan Hartono tidak terbukti memenuhi unsur Pidana.

Demi memperkuat adanya hal tersebut, Bawaslu sudah menerbitkan Rekomendasi agar pihak penegak hukum yakni Polisi dan Jaksa segera melakukan penyelidikan terhadap persoalan tersebut.

Dijelaskan Divisi Penindakan Bawaslu Tulangbawang Fauzi Ibrahim menyampaikan, jika pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyikapi laporan Hartono terhadap para anggota KPPS se-Kecamatan Dente Teladas.

“Laporan langsung kami tindak lanjuti seluruh terlapor sudah kami lakukan pemanggilan, namun para kpps tidak datang karena berbagai alasan sehingga kami bawaslu langsung terjun kalokasi untuk meminta klarifikasi dari semua terlapor yakni para kpps sekecamatan dente teladas,“ jelasnya dalam Media Gathering dengan Media. Selasa (22/5).

Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Le’man itu, turut hadir juga Ketua Bawaslu Rachmad Lihusnu, Kordiv Penindakan Fauzi Ibrahim, Kordiv Pengawasan Desi Triyana, dan Sekretaris Arif Budiman.

Menurut Fauzi, dari hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan oleh pihaknya terhadap 23 KPPS Dente Teladas yang terbukti telah melakukan dugaan tindak pidana dalam pelaksanaan pemilu adalah 16 KPPS.

“16 kpps terbukti memenuhi unsur tindak pidana, kami sudah mengeluarkan rekomendasi agar persoalan ini ditarik ke penyidikan oleh Polisi dan Jaksa sebagai penyidik,” ujarnya.

Tapi pada sisi lain Fauzi mengaku tidak berdaya saat pihak penegak hukum yakni Jaksa dan Polisi nyatakan jika dalam persoalan tersebut tidak memenuhi unsur pidana.

“Inikan aneh, kami nyatakan jika laporan Hartono memenuhi unsur pidana tapi jaksa dan polisi nyatakan jika itu tidak bisa dilanjutkan lantaran tidak memenuhi unsur pidana, kami tidak bisa berbuat banyak silahkan tanyakan langsung dengan mereka apa alasannya,” tukasnya.(Rls/Ari)

LEAVE A REPLY