Spesialis Curat, Curas Warga Lampura Pembawa Senpi ilegal Ditangkap Polisi

0
24
Tersangka (tengah), Usai Ditangkap Polisi/rls.

TULANG BAWANG BARAT, Lampungsai.com – Polsek Tulangbawang Tengah berhasil menangkap HK (27), yang membawa Senjata Api (senpi) rakitan jenis revolver secara illegal.

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol. Zulfika mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP. Syaiful Wahyudi mengatakan, tersangka ditangkap, Jum’at (02/11) sekitar pukul 10.00 WIB, di Tiyuh/Kampung Tunas Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (tubaba).

“HK yang berprofesi sebagai swasta ini, merupakan warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara,” ujar Zulfikar. Sabtu (03/11).

Menurut Kapolsek, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang curiga saat melihat gerak gerik pelaku bersama rekannya di Tiyuh Tunas Asri, Kabupaten Tubaba.

“Berbekal informasi tersebut, petugas kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka HK, lalu dilakukan penggeledahan di dalam tas polo moto warna hitam dan ditemukan barang bukti (BB) senpi rakitan jenis revolver, senjata tajam (sajam), dan kunci letter T, sedangkan temannya D yang sekarang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil kabur saat melihat kedatangan petugas,” kata Zulfikar.

Menurut hasil keterangan tersangka HK kepada petugas, tersangka telah melakukan 6 kali tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat), dengan sasaran kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah Tumijajar dan Tulangbawang Tengah.

“2 kali curas dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Tiyuh Panaragan, 1 kali curat dengan TKP di Tiyuh Tunas Asri dan 3 kali curat dengan TKP di Tiyuh Gunung Timbul,” terang Kapolsek.

Sejumlah BB yang Berhasil Disita Polsek Tulangbawang Tengah.

Zulfikar menambahkan, dari tangan tersangka berhasil disita BB berupa tas merk polo moto warna hitam, senpi rakitan jenis revolver warna silver dengan gagang berwarna hijau, 5 butir amunisi aktif call 9 mm, sajam jenis pisau garpu dengan panjang 21,5 cm dan alat kunci beserta kunci letter T.

“Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolsek Tulangbawang Tengah dan akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senpi illegal. Dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.” pungkas Zulfikar.(Riko)

 

Sumber : Humas Polres Tuba

LEAVE A REPLY