Tower BTS Bermasalah LSM GETAR Skakmat Sekda Yang Bertanggungjawab

0
773
Kota Metro, Lampungsai РTower Base Transceiver Tunggal (BTS)  atau stasiun pemancar yang memfasilitasi nirkabel antara pranti komunikasi dan jaringan, berlokasi di Jl.Batang Hari II, RT 015 RW 04, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, berdiri dan beroperasi sejak 2013 hingga kini belum kantongi izin. Sekkot Metro, Bangkit Haryo Utomo, akan melakukan rapat koordinasi dengn tim terkait. LSM Getar Lampung, minta Sekkot untuk bertanggungjawab atas pelanggaran dalam hal perizinan, jangan bantalkan bawahan. Selasa, 28 Desember 2021.
Untuk diketahui, persoalan perizinan Tower BTS PT.Inti Bangun Sejahtera, diduga ada manipulasi data syarat izin yakni surat tanda tangan warga lingkungan sekitar terdampak pembangunan tower. Hingga saat ini, perizinan terganjal di TKPRD. Disisi lain, pihak Keluarahan Yosorejo, tidak mencatat izin Tower BTS tersebut, dan sempat memgeluarkan surat pensegelan tower untul larangan beroperasi, namun tidaknada tindakan lanjut oleh Sat Pol PP selaku penegak perda dan tim TKPRD, yang hingga kini tower BTS aman berdiri dan beroperasi sejak 2013 lalu.
Sebelumnya juga, Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu, Edi Pakar mengakui bahwa, izin dari tower BTS PT.Intin Bangun Sejahtera tidak tercatat di data PTSP.
Pihaknya hanya mengeluarkan perizinan berdasarkan rekomendasi dari teknis TKPRD di Dinas PUTR, yang secara menyeluruh telah terakomodir. PTSP juga sebatas menerbitkan IMB, membatalkan dan mencabut jika ada masalah soal syarat perizinan, itu pun sesuai rekom dari TKPRD.
“Kalau Mau lebih jelasnya lebih baik ke Dinas PU saja, kan prosesnya dan tim teknisnya di sana, sudah sampai manakah prosesnya, Soal Tower di yosorejo data nya tidak ada di komputer kami,”kata Edi Pakar diruang kerjanya, pada 23 Desember 2021 lalu.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo di ruang kerjanya mengungkapkan, Tower itu sejak 2018 sampai saat ini belum pernah di urus perizinannya. Dilu pernah diurus, tapi yang hadir bukan pemilik PT terkait.
Diketahui juga, pemilik lahan lokasi tower PT Inti Bangun Sejahtera, milik salah satu ASN inisial¬† DD yang saat ini ada di Dinas PUTR. “Dengan tidak jelasnya perizinan tower itu, mungkin karena banyak makelarnya dan uangnya habis dijalan. Pada intinya, saya akan rapatkan dulu bersama Dinas PUTR dan Kominfo, agar nanti ada tindakan tegas. Tapi sebenarnya, dulu pernah dirapatkan TKPRD, namun ditolak oleh Pak Yerri, dan tapat dibatalkan karena berkas perizinan hanya di kuasakan oleh orang lain, bukan pemilik atau kuasa dari PT,”ungkapnya.
Dilain pihak, Ketua LSM Gerakan Transparansi Rakyat (GETAR) Lampung, Syaheri menanggapi bahwa, persoalan perizinan tower itu ada dugaan pelanggaran sebagaimana di atur dalam Perda No.10 tahun 2010 tentang pembangunan gedung serta Perda No.07 tahun 2018 tentang Retrebusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.
Melirik soal perizininan yang kini dikendalikan lewat rekomendasi beberapa pihak Dinas terkait yang ada di Birokrasi Pemkot Metro, jelas bentuk dari ajang pencarian keuntungan lewat kepengurusan administrasi perizininan, terlebih semua terkendali lewat TKPRD judulnya. Tentu, ini bentuk kompleksnya proses perizinan yang ruwet, tak seiring dengan mutu pelayanan birokrasi yang sehat.
“Apa fungsi satu pintu, apa makna perizinan terpadu, kalau semua dibiat ribet.!”tegas Ketua LSM GETAR Lampung, Syaheri.
Syaheri melanjutkan, soal perizinan di Kota Metro banyak yang perlu di evaluasi dan dipertanyakan keabsahan dokumen perizinan setiap bangunan usaha bisnis dan gedung di Kota Metro lewat TKPRD. Banyak yang bermasalah dalam syarat tertentu dalam dokumen administrasi perizinan lewat TKPRD. Tidak hanya Tower BTS PT Inti Bangun Sejahtera.
“Ada banyak permasalahan yang muncul nantinya soal dokumen administrasi perizinan di Kota Metro yang wewenangnya lewat TKPRD. Termasuk Tower BTS yang masih bermasalah soal izin, diduga ada oknum oknum mafia perizinan di tubuh TKPRD. Tentunya, Sekda Metro Bangkit Haryo Utomo, bertanggungjawab dalam hal ini, jangan membantalkan bawahan, terlebih beliau lama menjabat Kepala BAPPEDA dan juga Ketua TKPRD,”ungkapnya.
“Kami dari LSM GETAR Lampung, akan melakukan cek investigasi ulang semua perizinan yang di kendalikan TKPRD, termasuk Tower BTS. Ya, satu persatu, semua kita buka, guna menguak dugaan mafia perizinan yang selama ini Masif dan tersistem dibangun dalam birokrasi pemkot metro selama ini,”tegas Syaheri. (Red)

LEAVE A REPLY