Terjebak Ditengah Hutan, Rahman Basri Alami Hiportemia Dan Serangan Jantung

0
511

Tanggamus, Lampungsai.com – Terjebak ditengah hutan Sinar Lebak Tanggamus, saat buka track (jalur) untuk kegiatan Off Road, sekitar pukul 15.40 WIB, Rahman Basri (60), alami hiportemia dan serangan jantung. Korban berhasil di evakuasi dan masih dalam perawatan intensif di RSUD Batin Mangunang. Sabtu, 08 Februari 2020.

Komandan Pos SAR Tanggamus, Hery Ansoni melalui rilis Humas Basarnas Lampung, disampaikan bahwa, sekitar pukul 17.20 WIB, Sabtu, 08 Februari 2020, pihaknya menerima laporan dari seorang anggota Sat Pol PP Tanggamus, atas nama Asep menginformasikan bahwa di tengah hutan Sinar Lebak, ada seorang warga yang diduga mengalami serangan jantung.

Dari laporan itu, Tim SAR menuju lokasi pada koordinat 5°27’37.67” S – 104°37’47.66” E. Tim berangkat pukul 17.30 WIB dan tiba di lokasi pukul 17.55 WIB. Setelah memberikan pertolongan pertama, korban segera dievakuasi dari dalam hutan dan di bawa ke RSUD Batin Mangunang.

Dalam rilis dijelaskan bahwa, korban bisa berada di tengah hutan Sinar Lebak, sedang berusaha membuka track (jalur) untuk kegiatan off road. Sekitar pukul 15.40 WIB. Saat korban di dalam hutan, mendadak turun hujan cukup deras. Sehingga membuat suhu udara dan cuaca menjadi dingin. Sementara kondisi tubuh korban tidak vit akibat kelelahan.

Diduga awalnya korban mengalami hipotermia. Korban juga mengeluhkan rasa nyeri di bagian dada.

“Saat ini korban sudah berada di RSUD Batin Mangunang untuk dalam penanganan petugas medis,” ungkap Hery. (Rilis/*)

LEAVE A REPLY