Tekab 308 Bekuk Pelaku Penodongan, Dianggap Membahayakan Petugas Dor Pelaku

0
401

Tanggamus, Lampungsai.com – Pelaku penodongan, Beni Setiawan (20) warga Pekon Suka Banjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, dibekuk Tekab 308 Polres Tanggamus. Rabu, 01 April 2020, pukul 16.00 WIB, dikediamannya. Saat hendak ditangkap, Beni (Pelaku) yang merupakan resedivis kasus Curas tahun 2017, bersembunyi dibawah kasur. Dianggap mengelabui dan membahayakan petugas, Beni dihadiahi timah panas dibagian kaki kanannya.

“Tersangka ditangkap berdasarkan laporan tanggal 1 Januari 2020, korbannya berinisial IP (15) warga Kecamatan Limau, Tanggamus, TKP Jalan Raya Pekon Sukabanjar. Pelaku mengaku melakukan Curad bersama rekannya. Namun pelaku berusaha mengelabui dan membahayakan petugas, maka dilakukan tindakan penembakan terukur dikaki kanannya,”kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas.

Kasat Reskrim melanjutkan, berdasarkan penyelidikan laporan, tersangka berhasil ditangkap dikediamnnya. Dri tangan tersangka diamankan satu unit handphone Oppo A37 hasil pendongan milik korbannya.

“Tersangka terkenal sadis, juga sangat licin saat hendak ditangkap, bahkan saat penggerebegan tadi dia sempat bersembunyi di bawah kasur. Bahkan, saat pengembangan terhadap rekannya, tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas,”ujarnya.

AKP Edi Qorinas menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, kronologis kejadian Curas dialaminya pada Rabu, tanggal 01 Januari 2020 sekira pukul 15.30 WIB.

Kejadian saat korban melintas di Jalan Raya Pekon Sukabanjar, diberhentikan oleh dua orang tidak dikenal, langsung menggeledah kemudian mengambil HP Oppo A 37F yang berada dalam saku celana korban. Korban takut karena di todong dengan sebilah pisau.

Dalam pengembangan kasus, AKP Edi menambahkan, ternyata tersangka juga melakukan aksi Curas di Pantai Karang Pasir Batu Balai Pekon Sukabanjar Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus tanggal Sabtu, 28 Maret 2020 pukul 14.00 WIB bersama dengan korban ER (17) warga Kecamatan Kota Agung, kerugian 1 handphone Oppo A1K, terhadap BB masih dilakukan pencarian.

“Atas kejahatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana ancaman 9 tahun penjara. Terhadap rekan tersangka yang telah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran,”imbuhnya. (NN/Budi WM)

LEAVE A REPLY