Soal Kecurangan Penghitungan Suara, Hartono Tegas Meminta GAKUMDU Tangani Laporan

0
98

Tulang Bawang, Lampungsai.com – Soal kecurangan atas perolehan suara yang di anggap merugikan Parpol/Caleg tertentu, mencuat saat proses penghitungan ulang di PPK Dente Teladas, Jumat 26 April 2019 lalu. Hartono, Caleg nomor urut 2, PAN, Dapil 5, Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, tegas meminta pihak GAKUMDU melakukan kajian secara cermat menangani laporannya di Bawaslu Kabupaten setempat. Minggu, 28 April 2019.

Kepada Media, Hartono membeberkan bahwa, terungkapnya fakta hukum baru dan bukti -bukti yang mengguatkan laporanya, setelah dilakukan penghitungan surat suara ulang di PPK, sesuai rekomendasi Bawaslu, untuk  TPS 19, 20 dan 32, Kampung Sungai Nibung. Kemudian dibukanya C1 Plano, di 5 Kampung yakni Kampung Pasiran Jaya, Sungai Nibung, Dente Makmur, B. Mandiri dan B. Adiwarna.

Jelas ada kecurangan dan disaksikan secara seksama oleh semua pihak. Kecurangan tersebut  ada 5 fakta yakni :
1. Berubahnya perolehan suara Parpol / Caleg tertentu, terjadi perbedaan dengan perolehan suara yang tercatat pada C1 saksi dan Panwascam dengan hasil penghitungan ulang surat suara di 3 TPS (TPS 19, 20 dan 32) serta pembukaan C1 Plano di 5 kampung.

Baca https://lampungsai.com/berita-lampung-terkini/hartono-caleg-pan-tulang-bawang-dapil-5-ungkap-penghitungan-suara-cacat-hukum/

  1. C1 Plano tidak ada dalam kotak suara DPRD Kab/kota, melainkan sudah berpindah kotak lain yaitu kotak suara Presiden.
  2. C1 Plano yang diambil dari dalam kotak suara Presiden tersebut, kotak suaranya sudah tidak tersegel selama beberapa hari. Ketika dipertanyakan, penyelenggara atau pihak panitia menjelaskan kotak suara tersebut tidak tersegel karena sudah dibuka 2 hari sebelumnya pada saat penghitungan perolehan suara Presiden.
  3. Ada beberapa C1 Plano terdapat banyak coret-coretan dan perubahan angka perolehan suara parpol /caleg tertentu.
  4. Pada saat rekapitulasi perolehan suara dengan membuka C1 Plano dari beberapa TPS terjadi silisih antara data jumlah suara sah dengan jumlah perolehan suara seluruh Parpol/Caleg. Kemudian oleh panitia ditambahkan ke suara rusak atau data jumlah suara rusak pada C1 Plano di rubah.
  5. Pada saat membuka kotak suara DPRD Kab/kota pada TPS 19, 20 dan 32 dan dilakukan penghitungan surat suara ulang, terungkap fakta surat suara sah sampul tidak tersegel. Sampul surat suara tidak sah tidak tersegel, surat suara tidak digunakan/surat suara sisa tidak tersegel juga dan di dalam kotak suara DPRD Kab/kota sudah tidak ada C1 Plano.

Masih kata Hartono, berdasarkan hal ini, terungkap fakta hukum, maka diminta pihak GAKUMDU Cq Bawaslu, untuk menindak tegas para pelaku kecurangan tersebut, Dan ditegaskan untuk saat ini, sangat yakin dan percaya bahwa Gakumdu dan Bawaslu masih menjaga netralitas dan bertindak objektif.

Jika hal ini tidak mendapatkan keadilan, maka akan melakukan registrasi gugatan Ke DKPP RI. Serta melaporkan ke OMBUDSEN RI (ORI) sekaligus membongkar kecurangan pemilu, dan akan mengajukan perlindungan saksi dan korban Ke LPSK RI.

“Hal tersebut akan saya lakukan bukan kepentingan pribadi. Tetapi demi tegaknya Demokrasi dan mewujudkan Pemilu berdaulat, agar kedepan penyelenggara dan pengawas menjadi lebih baik serta memberikan efek jera kepada oknum yang nakal dan merusak Demokrasi,”ungkapnya.(Tim/Ari)

LEAVE A REPLY