Sejak 1980 Tak Dapat Rehab, Gedung Sarana Prasarana SDN I Tanjungraja Memprihatinkan

0
431

Tanggamus, Lampungsai.com – Gedung dan sarana prasarana SD Negeri 01 Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, puluhan tahun dalam kondisi memprihatinkan. Pihak sekolah dan warga berharap ada perhatian Pemerintah setempat.

Ketua Komite SD setempat, Zainani mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan kepada Dinas Pendidikan setempat untuk dapat membantu mengatasi dan memperbaiki kondisi SDN 1 Tanjung Raja.

“Namun hingga saat, hanya diminta bersabar dengan kondisi gedung yang makin mengkhawatirkan,”katanya. Minggu, 17 November 2019.

Selain itu, disampaikan juga oleh salah satu guru SD setempat, Rohim mengungkapkan, di sekolah ini, selain kondisi gedung memprihatinkan, juga kekurangan tenaga pengajar, sarana prasarananya pun seadanya.

Perlu mendapat perhatian dari Pemerintah setempat untuk mengevaluasi serta mengganti tenaga guru honorer yang merangkap jabatan sebagai Sekdes Desa Tanjung Raja.

“Karena yang bersangkutan (oknum honor rangkap Sekdes) jarang masuk dan merugikan siswa-siswi yang tidak dapat mengikuti pelajaran, terutama pada jam pelajaran guru tersebut,”ungkapnya.

Atas hal ini, sejumlah warga Pekon Tanjung Raja berharap agar Pdmerintah segera melakukan perbaikan. Harapan itu besar dapat direalisasikan agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, terlebih dengan kondisi saat ini, dapat membahayakan anak peserta didik saat menuntut ilmu.

Diketahui, puluhan tahun masyarakat Pekon Tanjung Raja, menanti perbaikan SD Negeri 1, tempat anak – anak mereka menimba ilmu.

Namun tampaknya penantian dan harapan, hingga saat ini nampaknya akan tetap menjadi penantian semata. Dengan demikian, para peserta didik dan tenaga pengajar, harus merima konsekuensi tiap hari dalam kegiatan belajar mengajar diruang yang kondisi bangunan tak layak.

Sejak berdirinya gedung SD N 1 tersebut di era 1980, sampai saat ini belum pernah ada perbaikan atau renovasi.

Kondisi saat ini, Dinding / tembok gedung mengelupas nampak batu bata, atap plafon bocor, lantai yang tak lagi terlihat ada keramiknya. (*)

LEAVE A REPLY