Sebagian Konsumen, Kecewa Pelayanan Petugas Grapary Telkomsel Kota Metro

0
1104
Istimewa/Red

Kota Metro, Lampungsai.com – Sejumlah konsumen Telkomsel, kecewa dengan petugas pelayanan Grapary Telkomsel Kota Metro, terlabih situasi pandemic Covid -19. Keluhan disampaikan beberapa konsumen yang berasal dari beberapa daerah luar Kota Metro, yakni (Lampung Tengah dan Lampung Timur) terlebih bagi konsumen warga Metro.

“Aneh, petugas Grapary Telkomsel, tidak ada bijaknya sama sekali, dalam pelayanan mengurus kartu perdana yang hilang khususnya.”kata Halimah, warga Bd.39 Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

Masih kata Halimah, sudah bolak-balik antri, pagi jam 08.00 WIB, karena jam buka grapary 09.00 WIB. Karena mau ambil nomor antrian, jadi harus sebelum jam 09.00 WIB, kalau tidak bakal kehabisan dan terpaksa ngulang jam 13.00 WIB.

“Di jam siang juga harus sebelum jam buka 13.00 WIB, biar gak kehabisan nomor antrian yang dibatasi hanya 20-30 orang. Hal ini juga hampir yang mengantri untuk mengurus kartu telkomsel mengalami ini,”ujarnya.

Mirisnya, kata Halimah, pelayanan dari petugas pelayanan costumer kurang peduli situasi, dan tidak ada ramah, mulai dari security. Jam siang 13.00 WIB, buka, petugas costumer baru datang pukul 13.54 WIB, padahal konsumen antri sudah lama.

Dua petugas costumer di grapary telkomsel itu tidak paham dan bijak di situasi pandemic covid -19 ini. Harusnya, tidak perlu mempersulit bagi konsumen mengurus kartu yang hilang atau sebagainya. Dengan catatan, ada tanda bukti nomor kependudukan yang didaftarkan nomor perdana yang hilang.

“Semua syarat dipenuhi, pertama tidak cukup KK, harus ada KTP. Setelah ada, ternyata gak bisa, harus ada orang pemilik KTP atau buat kuasa, anjuran petugas grapary itu gak jelas. Kondisi ini sudah banyak konsumen yang mengalami bolak balik melebihi ribetnya mengurus perizinan usaha. Padahal ada beberapa konsumen mengurus kartu perdana hilang, cukup pakai KK dan di lihat NIK sudah bisa dan selesai, Kenapa beda-beda, kan di KK itu tercantum Nomor NIK. Mungkin mereka (Petugasnya) kalau ngurus punya keluarga, kawan atau saudaranya dipercepat dan mudah, tapi kalau konsumen dipersulit,”pungkasnya.

Guna perlengkap informasi, tim media ini yang mencoba masuk menjadi konsumen untuk mengurus kartu perdana telkomsel yang hilang.

Tim Media ini, masuk dan mengambil nomor antrian dengan nomor 147, menunggu cukup lama, sekitar pukul 13.54 petugas grapary baru datang  Disituasi ramadhan dan pandemic ini, ternyata terlihat tidak ada bijak dan keringanan bagi konsumen telkomsel, terlebih bagi yang mengurus kehilangan kartu perdana.

Padahal, syarat sudah terpenuhi, bahkan ada beberapa konsumen yang mengurus kartu perdana cukup dengan KK sudah bisa terselesaikan. Berbeda dengan konsumen lain yang harus pulang bolak balik rela berpanasan antri menunggu.

Harusnya, petugas grapary meringankan bagi konsumen yang merupakan pelanggan setia telkomsel, terlebih situasi ramadhan dan pandemic covid-19 ini, semua diberi kemudahan dengan catatan ada syarat KTP atau KK-nya dan dapat di cek NIK dan disesuaikan data yang ada, kemudian sesuaikan syarat 5 Nomor yang dihubungi terakhir serta pengisian pulsa terakhir. (Red)

LEAVE A REPLY