Satnarkoba Polres Tanggamus Dan Polsuspas Amankan 7 Orang Diduga Pengedar Sabu

0
329

Tanggamus, Lampungsai.com  – Tim gabungan Satresnarkoba dan Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) berhasil mengamankan 7 orang nara pidana (Napi) Lapas Kelas II.B Kota Agung terindikasi menggunakan Narkoba jenis Sabu.

Pasalnya dari ketujuh orang tersebut diamankan sejumlah alat penyalahgunaan Sabu berupa alat hisap/bong, sisa pakai sabu hingga pipa kaca/pirex yang masih terdapat residu Sabu.

Dari ketujuh Napi tersebut, 3 diantaranya merupakan Napi Narkotika terdiri dari Mirta Yudi (35), Desa Peraduan Waras Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, Andi Haryanto (38), Pekon Way Ngison, Kecamatan Pagelaran – Pringsewu dan Andi Sudjatmoko (33), Desa Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Sementara dua lainnya, Napi dalam perkara pencuruan dengan kekerasan (Curas) yakni Zulfiter (39) warga Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Ketibung, Lampung Selatan serta Riyan Afrizal (20) warga Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

Lalu dua lainnya merupakan Napi perkara pencurian dengan pemberatan (Curat), Hermanto, (32) warga Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang – Tanggamus dan Aldi Cahyadi (29) warga Pekon Ganjaran, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus, AKP Hendra Gunawan  mengatakan, ketujuh Napi tersebut diamankan dalam razia bersama Polsuspas Lapas Kota Agung. “Ketujuh pelaku penyalahgunaan Narkoba di Lapas Kota Agung tersebut diamankan pada Senin, 09 Maret 2020, sekitar pukul 08.30 WIB. Selasa, 10 Maret 2020.

Lanjutnya, rincian diamankannya para pelaku terdiri dari 1 orang yang berada di kamar Napi nomor E1 dan 6 orang lainnya saat berada di kamar Napi nomor BIII Lapas Kelas II.B Kota Agung, Tangggamus. Saat razia di dalam kamar Napi E1 ditemukan satu penyalahguna bernama Aldi Cahyadi. Enam lainnya diamankan di kamar Napi B.III. Dalam pengungkapan itu, tim juga berhasil mengamankan alat penyalahgunaan Sabu baik di kamar E1 maupun BIII.

“Dari tangan Aldi, dikamar E1 turut diamankan 1 buah pipa kaca/pirek bekas pakai, 1 buah alat hisap Sabu/bong dan 1 buah bungkusan rokok merk Sampoerna mild. Lalu di kamar BIII diamankan 1 buah pipa kaca/pirek bekas pakai, 1 buah sumbu, 1 buah tutup botol berlubang dua, 3 buah pipet plastik dan 1 buah botol mineral,”ungkapnya.

AKP Hendra Gunawan menjelaskan, razia di Lapas tersebut dilaksanakannya sebagai tindak lanjut kerjasama pemberantasan Narkotika di lingkungan Lapas antara Polres Tanggamus dan Lapas Kelas IIB Kota Agung.

Kegiatan razia juga akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna memastikan para penyalahguna Narkoba di lingkungan Lapas benar-benar terhenti. Ini merupakan tahap awal, kedepan akan terus digencarkan razia di lingkungan Lapas sehingga Napi Lapas benar-benar bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Ditambahkan Kasat, terhadap ketujuh Napi tersebut juga telah dilaksanakan pemeriksaan urine dengan 3 jenis tester guna memastikan bahwa mereka benar telah mengkonsumsi Narkoba. Hasilnya, urine ketujuh Napi itu menunjukan positif metafetamin atau kandungan sabu, sementara untuk ganja dan obat-obatan tidak terdeteksi.

Terpisah, Kalapas Kelas IIB Kotaagung, Beni Nurrahman mengatakan bahwa, terungkapnya jaringan narkoba tersebut, merupakan operasi yang terencana, terukur dengan menggandeng Polres Tanggamus. Sekaligus bentuk sinergitas antara Lapas Kota Agung dengan Polres Tanggamus untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan, peredaran narkoba di dalam Lapas. (NN/Budi WM)

LEAVE A REPLY