Rival Achmad Labbaika “Era Revolusi Industri 4.0 Media Mengalami Inovasi Disruptif”

0
496

Makasar, Lampungsai.com – Dua Kali Musdalub DPD AJO Indonesia Provinsi Sulsel buktikan Kedewasaan Berorganisasi dan Siap Hadapi Era Revulusi Industri 4.0. Era Revolusi Industri 4.0 saat ini media mengalami inovasi disruptif. Tentunya hal ini menciptakan pasar baru, aturan, nilai, bisnis dan persaingan yang juga baru.

“Oleh karenanya di era Revolusi Industri 4.0 media perlu terus memaksimalkan fungsinya. fungsi utama¬† media adalah edukasi, empowerment, pencerahan dan mencapai tujuan nasional. Mencerdaskan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan memilah dan memilih mana yang palsu dan fakta dan memproduksi berita sesuai fakta,”

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika saat lantik kepengurusan DPD Sulawesi Selatan. Selasa, 15 September 2020.

Ketum DPP AJO Indonesia melanjutkan, sejak 2018 menjelang Pilpres atau Pemilu tercatat 44 ribu media online tumbuh bagai jamur di seluruh penjuru Indonesia. Tak perlu diragukan dari sekian banyak media yang ada dan tumbuh dengan subur itu hanya beberapa yang akan mampu bertahan.

“Media online yang bertahan adalah media yang secara manajerial nya terbangun dan terbentuk dengan profesional,”ujarnya.

Menyikapi itu, dikatakan Rival, Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia hadir sebagai sebuah organisasi Pemilik Media dan wartawan yang menjadi bagian dari media anggota AJO Indonesia.

Sejak awal berdiri AJO Indonesia sudah hadir di Sulawesi Selatan bahwasanya muncul beberapa perubahan struktural kepengurusan dengan adanya dua kali Musdalub kemudian menjadikan sebuah pendewasaan dalam berorganisasi.

Kehadiran AJO Indonesia sebagai Organisasi Pemilik Media dan Jurnalis nya memang tidak sama dengan organisasi-organisasi terdahulu. AJO Indonesia mengedepankan konsep organisasi yang membangun pemahaman Industri Digital bagi seluruh keanggotaannya.

Maka tak heran jika kemudian konsep AJO Indonesia menjadi daya tarik bagi para pelaku industri media online.

“Sebagai Ketua Umum saya merasa bangga akhirnya DPD AJO Indonesia Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Ketua dan Sekretaris serta jajaran pimpinan DPD yang baru mampu bangkit,”ungkapnya.

Rival melanjutkan, usai Musdalub, perkembangan DPD AJO Indonesia Sulsel sangat pesat dengan langsung membentuk DPC AJO Indonesia di 14 Kabupaten dan Kota.

Adanya acara pengukuhan dan pelantikan, yang dihadiri secara terbatas dengan menggunakan standart protokol kesehatan yang ketat acara berlangsung dengan baik dan membanggakan.

Kehadiran dari seluruh pimpinan daerah dengan beberapa perwakilan serta hadirnya wakil ketua PWI Sulsel yang menyambut dan memberikan dukungan dengan konsep organisasi AJO Indonesia menjadi sebuah kebanggaan tersendiri untuk saya sebagai Ketua Umum.

Artinya, Rival menambahkan, baik di pusat dan daerah keberadaan AJO Indonesia yang memang tetap melakukan kolaborasi dengan berbagai organisasi pendahulu tetap disambut dengan baik.

Apresiasi dan bangga atas kinerja struktur kepemimpinan DPD AJO Indonesia Provinsi Sulsel serta bagi seluruh Kepengurusan DPC AJO Indonesia di 14 Kabupaten/Kota yang terbentuk. Selamat atas pengukuhan dan pelantikan.

AJO Indonesia, hadir sebagai organisasi yang membangun dan menjadi mitra kerja yang baik serta positif dengan pihak pemerintah untuk mengedepankan nilai-nilai edukasi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terbaik tanpa Hoax.

Serta menjadi sebuah organisasi yang didalamnya beranggotakan para pelaku industri digital yang siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan maju bersama sebagai sebuah platform media yang teragregasi dan terbesar di Asia.

“Salam hormat dan sukses, Selamat bekerja dan menjalankan Amanah,”¬†(AJO Indonesia)

LEAVE A REPLY