Proyek Bangunan Puskes Iringmulyo TA 2019 Yang Didampingi TP4D, Telah Rusak Dibagian Atap Plafon Ambrol

0
442

Kota Metro, Lampungsai.com – Belum genap setahun, Puskesmas Iringmulyo, Metro Timur dibangun dengan nilai Rp1.5 Milliar dengan pendampingan TP4D Kejaksaan Negeri setempat, rusak parah.
Atap plafon bagian luar dan dalam gedung puskes tersebut ambrol. Selasa, 14 Januari 2020.

Kepala Puskesmas setempat,  Rochayani saat dikonfirmasi tim media, membenarkan kejadian ambrolnya atap plafon gedung tersebut.

“Ini memang sangat membahayakan petugas kesehatan kami, terutama untuk pasien yang ada dibawahnya dan ini sudah kita laporkan ke Dinas Kesehatan Kota Metro,”katanya.

Dilokasi, keluarga pasien juga menyayangkan kejadian itu, yang tentunya membahayakan keselamatan pasien maupun petugas kesehatan puskes itu sendiri. Terlebih Puskesmas Iringmulyo ini banyak anak – anak.

Sebelumnya diberitakan Media ini, bahwa Gedubg Puskesmas Iringmulyo, belum laik fungsi sudah ditempati. Saat itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Metro, yang dijabat Plt Kepala Dinas, Silvia, enggan memberikan keterangan. Begitu juga dengan Bidang Sarana Prasana (Sarpras) Dinas setempat, Eko Broto sulit untuk ditemui, lantaran jarang berada di ruang kerjanya. (Arsip Berita, edisi 02 April 2019).

Dua pekan lebih kurang, sejak Senin, 18 Maret 2019, Tim Lampungsai.com upaya mendapat keterangan seputar pembangunan gedung Puskesmas Iringmulyo kepada pihak Dinas Kesehatan. Plt Kadis berulang mengintruksikan konfir ke Bidang Sarpras Eko Broto.

Plt Kadiskes enggan berkomentar  dan menemui tim lampungsai.com dengan alasan padat agenda kedinasan.

Pantauan dilapangan, infrastruktur gedung puskesmas Iringmulyo, senilai Rp1,5 Milliar, memprihatinkan, penempatan gedung tersebut terkesan dipaksakan. Meski dalam prosesnya didampingi tim TP4D, pada kenyataannya dilapangan didapati Cor Dak gedung tersebut merembas air hujan, dinding-dinding pun demikian merembas air hujan.

Halaman sekitar Puskes digenangi air hujan, lantaran saluran pembuangan tertutup bangunan dan hanya di beri pipa pembuangan air kecil lebih tinggi dari saluran pembangunan. Kondisi itu diduga tidak sesuai dengan Draf dan RAB pembangunan Puskesmas Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.

Penelusuran data informasi, proyek pembangunan gedung Puskesmas tersebut dikerjakan pihak ketiga yang juga juga pemangku organisasi di Provinsi Lampung.

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak Dinas setempat  dan Sekkot Metro belum mau menanggapi, meski berulang di hubungi Via Handphone dan SMS, guna konfirmasi dua momen atas proses serah terima barang jasa atas gedung Puskesmas dan gedung Disporapar setempat.

Disisi lain, Puskesmas setempat enggan memberikan keterangan, terkesan ragu dan takut. Pihak Puskesmas hanya mengarahkan untuk konfirmasi langsung ke Dinas Kesehatan, sebab pihak Puskes hanya ketempatan dan sebelumnya juga telah berulang berkoordinasi dengan pihak bidang Sarpras Diskes dan pihak Puskes sudah berulang melayangkan pengaduan langsung dan tertulis, namun tak ada respon.

Diketahui, Proyek pembangunan gedung Puskesmas tersebut salah satu diantara proyek yang di dampingi TP4D Kejari Kota Metro sebagaimana yang diminta pihak Pemerintah setempat. (Red)

LEAVE A REPLY