Potongan Dana BST, Pihak Pekon Banjar Manis Mengaku Sesuai Kesepakatan Warga Sendiri

0
1744

Tanggamus, Lampungsai.com – Potongan dana bantuan tunai langsung terdampak Covid – 19, Rp300 Ribu dari total Rp600 Ribu dari penerima dengan dalih kesepakatan. Pihak Pekon Banjar Manis, Kecamatan Gisting, Kabupateb Tanggamus, mengaku hanya memfasilitasi.

Potongan Rp300 Ribu akan dibagikan kepada warga yang tidak mendapat bantuan terdampak Covid-19.

Disampaikan Sekretaris Pekon Banjar Manis, Aan Muhdari bahwa kalau kesepakatan itu dilakukan antara penerima dengan yang tidak penerima.

“Kami dari Pekon tidak pernah memaksakan ataupun mengarahkan. Memfasilitasi itu karena adanya permintaan masyarakat untuk pemerataan,”katanya. Kamis, 14 Mei 2020.

Dalam kesepakatan itu, Aan melanjutkan, kalau tidak salah surat daftar hadirnya ada di kantor Pekon, nanti akan dicek lagi. Dan untuk musyawarah hampir seluruh masyarakat, baik yang menerima ataupun yang tidak menerima bantuan, khususnya BST.

“Untuk kemaren,kurang lebih ada 3 sampai 5 orang yang membagi uangnya kepada saudaranya, tetangga yang belum dapat bantuan. Karena itu hak mereka dan kesepakatan mereka,tidak ada paksaan. Sudah saya sampaikan,dibagi atau tidak ,kita tidak punya hak untuk ranah itu,”ungkapnya.

Disampaikan juga oleh, Kepala Dinas Sosial, Zulfadli bahwa, jawaban klarifikasi Pj PekonĀ  Banjar Manis, saat dikonfirmasi oleh pihak Kecamatan melalui staf Kecamatan, Pj Pekon mengaku memang semula ada kesepakatan untuk bagi rata, tapi tidak jadi. Dan tidak ada pemotongan sama sekali dari Pekon karena penerima langsung yang mengambil uangnya di Kantor Pos. Kesepakatan itu tidak jadi dan bisa ditanyakan langsung ke penerimanya.

Sebelumnya, melalui pesan WhatsApps Pj Kakon Banjar Manis, Dardi mengklarifikasikan bahwa semua sudah lewat kesepakatan warga itu sendiri, pihak Pekon tidak pernah membuat kesepakatan itu.

“Pemerintah Pekon tidak pernah membuat kesepakatan, warga sendiri yang membuat kesepakatan dan terserah mereka untuk penggunaannya. Yang jelas mereka telah menerima BST Rp600.000, warga sendiri yang meminta pemerataan bantuan,”kata Dardi. (AJO Indonesia/Budi WM)

LEAVE A REPLY