Pihak Kejari Bandar Lampung Minta Penyidik Polresta Lengkapi Berkas Perkara Tipugelap

0
268

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Berkas perkara pidana Tipugelap dengan tersangka Hi.Darusalam kini telah dikembalikan ke penyidik polresta bandar Lampung yang sebelumnya berkas perkara tersebut dalam tahap penelitian pihak Kejari Bandar Lampung.

Kasi Intel Kejari Bandar Lampung.

“Tersangka Darusalam bisa dilakukan penahanan apabila unsur objektif dan Subjektifnya terpenuhi,”

Demikin dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandar Lampung, Abdullah Noer Deny melalui Kasi Intel Erik Yudistira, diruang kerjanya. Selasa, 06 Oktober 2020.

Sebelumnya Berkas perkara pidana atas nama Dausalam tahap kesatunya telah diterima tanggal 22 September 2020, yang kemudian telah ditunjuk jaksa peneliti, namun setelah dilakukan penelitian berkas perkara tersebut belum lengkap baik formil maupun materil.

Terbukti dengan adanya P18 yang disimpulkan oleh jaksa peneliti pada tanggal 29 september 2020 yang kemudian P19 pada tanggal 02 Oktober 2020, jaksa menganggap berkas perkara tersebut belum memenuhi 184 KUHAP.

“Ada alat bukti yang tidak mengarah pada suatu unsur yang disangkakan oleh tersangka. Oleh karena itu berkas perkara tersebut wajib dilengkapi oleh penyidik kepolisian. Apapun yang ada materi pada P18 dan P19 adalah kosumsi jaksa peneliti dan penyidik kepolisian untuk bersama-sama berkoordinasi agar kiranya berkas perkara tersebut lengkap P21 supaya layak untuk diajukan kejenjang penuntutan,”jelas Erik.

Erik melanjutkan, pihaknya menganggap, syarat yang bisa dinyatakan P21 berdasarkan pasal 184 KUHAP tentang alat bukti , apabila alat bukti lengkap maka tidak ada alasan untuk tidak P21.

“Untuk saat ini hasil klarifikasinya berkas perkara tersebut sedang dilengkapi oleh penyidik dan memiliki waktu 14 hari untuk melengkapi berkas perkara tersebut dan kami percayakan kepada penyidik kepolisian untuk bekerja dan melengkapi alat bukti yang disangkakan sah dan perkara tersebut layak untuk P21,”ungkap Erik.

Diwaktu berbeda, Penyidik Polresta Bandar Lampung, Zefry saar dikonfirmasikan via telephone mengungkapkan, pihaknya mengikuti petunjuk jaksa, dan tidak bisa memastikan mengenai batas waktu, karena banyak sekali catatan.

“Pada dasarnya, apa yang dimintai petunjuk jaksa, kami akan memenuhinya dan silakan tanyakan pada jaksa saja, karena jaksa yang lebih jelas memberi penjelasan,”pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY