Percepatan Pembangunan KIM Tanggamus, Dapati Kesepakatan Dengan Draf Kontrak

0
45

Tanggamus, Lampungsai.com – Tim Kelompok Kerja (Pokja) percepatan pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) Kabupaten Tanggamus, nyatakan rencana pembangunan KIM telah menemukan titik terang dengan kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo.

Dijelaskan Ketua Pokja, yang juga Sekda Kabupaten Tanggamus, Hamid Heriansyah Lubis, diruang kerjanya, Rabu 10 April 2019, menyebutkan bahwa, pembangunan KIM Tanggamus semakin menemukan titik terang, yakni telah berhasil mengupayakan percepatan pembangunan KIM, mulai dari pengiriman surat ke Presiden RI Joko Widodo, sampai pada Senin 08 April 2019 (lalu), diadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Percepatan Pembangunan KIM di Kantor Sekretariat Kabinet RI di Jakarta.

Rakor di ikuti unsur Pimpinan dari Kementerian Sekretariat Kabinet, Kemenko Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian ATR/BPN, PT. Pertamina, PT. Pertamina Trans Kontinental, PT. Repindo Jagad Raya, serta Bupati, Sekda dan Kepala Bapelitbangda Tanggamus.

Dari Rakor tersebut, telah tercapai kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo. Yang mana pada tanggal 08 Mei 2019 mendatang, akan tercapai kesepakatan antara PT Pertamina dengan PT. Repindo, dengan draft kontrak yang telah disepakati bersama.

“Dari itu, kemudian, kira-kira 5 hari setelah kesepakatan, Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) diterbitkan oleh Online Single Submission (OSS). Selanjutnya
30 hari setelahnya, Menko Bidang Perekonomian melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo, terkait persiapan ground breaking KIM Tanggamus,”ujarnya.

Hamid melanjutkan, atas dasar kesepakatan yang telah dilakukan, Bupati Tanggamus melalui Ketua Pokja akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu Pemda memohon kepada Gubernur Lampung untuk memfasilitasi melalui Forum Grup Discussion (FGD). Baik terkait dengan persiapan Ground Breaking.

Selain itu juga kesiapan dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilalui Jalan Lintas Barat Sumatera, mulai dari Kota Bandar Lampung sampai ke Kabupaten Pesisir Barat. Khususnya dalam perencanaan infrastruktur pendukung, termasuk projek strategis nasional.

Demikian juga dengan terkait kesiapan tenaga kerja, agar para lulusan SMK setempat mendapatkan pelatihan dari BLK yang ada di Kabupaten Tanggamus sesuai dengan kebutuhan KIM, serta kesiapan potensi lainnya, seperti objek wisata, kuliner, penginapan, pusat perbelanjaan dan lain lain.

“Ini perlu kita lakukan agar ada keterpaduan perencanaan dan pembangunan di Kabupaten/Kota, yang terkena multiflier effect dari pembangunan KIM tersebut,”katanya.

Selain itu, Hamid melanjutkan, mengharapkan dukungan masyarakat Tanggamus dalam proses pembangunan KIM. Dari ini, Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus telah berkomitmen untuk membangun Kabupaten Tanggamus menjadi lebih maju. Baik melalui Visi dan Misi, serta Program 55 Aksi yang dicanangkan.

Terkait program 55 Aksi, memasuki masa tujuh bulan pemerintahan Bupati Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM. Syafi’i, telah banyak implementasi dari Program 55 Aksi yang dicanangkan, seperti pembangunan menara telekomunikasi, pemberian Kartu Lansia Tanggamus (KLT) dengan pelayanan homecare, penyediaan 1 ambulan 1 desa, peningkatan pembuatan akte kelahiran gratis.

Lalu, pelaksanaan jaringan penelitian (jarlit) buta aksara baca Al-quran, kerjasama dgn LIPI terkait dgn kajian penanggulangan bencana, studi kelayakan pembangunan jalur lingkar barat Kota Agung – Gisting, pelaksanaan MTQ Tingkat Pelajar juga pembangunan GOR Kabupaten Tanggamus yang lokasinya di Waysom, Kota Agung.

“Sehingga diharapkan dengan keberhasilan Program 55 Aksi ini juga, akan menciptakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus, sejalan dengan berkembangnya KIM di Kabupaten Tanggamus. Saya bertekad bersama seluruh jajaran, akan berlari dalam mewujudkan program program inovatif dan menjadikan Tanggamus semakin maju, dengan dukungan penuh masyarakat,”ungkapnya.(Rilis)

LEAVE A REPLY