Penetapan Tersangka Kakon Oleh Polda Lampung, LSM GMBI Gelar Aksi Protes

0
52

Tanggamus, Lampungsai.com – Di anggap tak penuhi unsur, ditetapkannya Kepala Pekon Banjarrejo, oleh tim penyidik Polda Lampung, Dewan Pimpinan Wilayah Tutorial (Wilter) LSM GMBI Lampung, gelar aksi “Protes” di depan Gedung Pengadilan Negeri Kota Agung Tanggamus. Senin 01 Oktober 2018.

Aksi itu, menyusul adanya penetapan tersangka dan penangkapan serta penahanan yang dilakukan oleh Penyidik Polda Lampung, berdasarkan Laporan Polisi No. L. 595/XII/2016/LPG/RES. TGMS oleh Sutoyo. MBA alias Cun-Cun, terhadap Kepala Pekon Banjarrejo atas nama Herman dan salah satu warga Pemenang Kabupaten Pringsewu atas nama Sungep.

Dijelaskan Ketua Wilter Lampung LSM-GMBI, Ali Mukhtamar dalam orasinya, bahwa, Herman selaku Kepala Pekon dan Sungep selaku warga, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Lampung, diduga tidak memenuhi unsur sebagai tindak pidana kriminal.

“Mereka merasa dizalimi, dikarenakan mereka tidak merugikan orang lain, tidak mengambil hak orang lain dan tidak merampas hak orang lain. Dan mereka menuntut Penyidik Polda Lampung melalui Lembaga Bantuan Hukum LSM-GMBI Wilter Lampung untuk memperperadilan dan segera dibebaskan,”ungkapnya.

Ali Mukhtamar  juga menjelaskan bahwa, LSM-GMBI akan terus berupaya dan menuntut agar Suherman dan Sungep segera dibebaskan dari jeratan hukum yang menimpanya.

“Kami sangat menghargai jika kasus ini proses secara perdata, tapi bila kasus ini diproses secara pidana, kami menuntut mereka segera dibebaskan,”tegasnya.

Dalam aksi itu, pihak aksi diterima langsung oleh Ratriningtias Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota Agung Tanggamus, berlangsung pertemuan di ruang sidang pengadilan.

Pada kesempatan itu, Ratriningtias  akan berupaya dan mengapresisi serta akan memproses tuntutan dari pihak LSM-GMBI.

“Kami akan mengadili dengan profesional, karena apapun dan siapapun orangnya dihadapan hukum itu sama. Karena pertanggung jawaban kami bukan saja kepada manusia, akan tetapi kami bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa dan itu pun sudah cukup menakutkan bagi kami,”ujarnya.  (Amran/Budi WM)

LEAVE A REPLY