Penerimaan Dan Pengangkatan CPNS Kota Metro 2018, Diwarnai Isu Dugaan Kecurangan

0
1270
Foto arsip. Wali Kota Metro, A. Pairin saat memberikan petikan SK pengangkatan CPNS beberapa waktu lalu./Red

Kota Metro, Lampungsai.com – Pengangkatan 252 orang CPNS tahun 2018 lingkungan Pemerintah Kota Metro, Senin 11 Maret 2019 lalu di gedung Wisma Haji Al-Khairiyah, di warnai isu dugaan kecurangan penerimaan dan seleksi sebelumnya, oleh tim penerimaan BKPSDM setempat.

Berdasarkan data informasi yang di himpun tim lampungsai.com, proses penerimaan CPNS tahun 2018 dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT), di duga hanya sebatas formalitas, alias dugaan lobi melobi dan titipan oleh tim penerimaan CPNS BKPSDM yang di nahkodai menantu Wali Kota Metro yakni Welly Adiwantra yang juga Ketua Karang Taruna Kota Metro, dengan lebih dulu menempatkan posisi sesuai formasi yang dibutuhkan. Yakni formasi guru, formasi tenaga kesehatan dan dokter gigi ahli pertama, formasi tenaga teknis. Kelulusan STTD disesuaikan golongan III-a, III-b, II-c.

para CPNS yang hadir pada agenda pembacaan petikan SK pengangkatan di Wisma Haji Al-Khairiyah Metro./Arsip

Kesemuanya dinyatakan lulus dan akan menerima SK pengangkatan setelah melaksanakan prajabatan dimulai Selasa,12 Maret 2019 di dua lokasi (LEC Kartikatama Metro dan Balai Pendidikan Latihan Kota Gajah, Lampung Tengah) selama 3 bulan dan siap menerima Surat Perintah Mulai Tugas (SPMT).

Dugaan ini juga diperkuat dengan adanya informasi masyarakat kepada tim lampungsai.com melalui Via SMS, pada 19 Maret 2019, sekitar pukul 18.10 WIB. Bahwa penerimaan CPNS sistem CAT terindikasi kecurangan dilakukan tim penerima dan seleksi CPNS jauh sebelum di umumkan penerimaan CPNS tahun 2018 di Kota Metro.

“Penerimaan CPNS 2018 Kota Metro dengan sistem CAT, apakah bisa menjamin tidak ada kecurangan. Kecurangan dalam penerimaan CPNS Metro harus di usut tuntas. Otak korups dari oknum panitia yang mengakali sistem dan menarif dengan angka nominal ratusan juta,”kata sumber melalui via sms kepada redaksi lampungsai.com dengan nomor 0821-77xx-xxxx dengan menyatakan siap memberikan data informasi valid tambahan yang diperlukan.

Terkait ini, pihak BKPSDM Kota Metro hingga saat ini belum dapat di temui untuk di konfirmasikan, hingga berita ini di terbitkan. Rabu, 20 Maret 2019.

Kepala BKPSDM Kota Metro Welly Adiwantra yang tak lain menantu Wali Kota Metro, A.Pairin, berulang tim lampungsai.com mencoba menemui diruang kerjanya, guna meng-konfirmasikan atas hal terkait, Kepala BKPSDM terkait belum bisa di temui lantaran jarang berada di ruang kerja. Berdasarkan informasi Kepala BKPSDM Welly Adiwantra yang juga Ketua Karang Taruna Metro, kerap sibuk dengan Organisasi Karang Taruna di setiap tingkat Kelurahan.

Disisi lain, Sekretaris BKPSDM  saat di temui diruang kerjanya, enggan memberikan keterangan. Sekretaris mengarahkan langsung ke Bidang Pengadaan dan Mutasi PNS BKPSDM setempat. Sementara, Prapto selaku Bidang terkait sedang tidak berada di ruang kerja dan belum bisa aktif, yang keberadaannya masih di luar kota.

Sekedar informasi bahwa, Sistem CAT memiliki sistem seleksi ketat, transparan dan akuntabel, soal test CAT menggunakan IT terbaru dan telah ter-enkripsi oleh pengaman sandi negara dan dilaksanakan secara offline guna memperkecil pembobolan hacker.

Diketahui juga, kelengkapan berkas administrasi 252 CPNS tersebut di lakukan sejak Januari 2019, dengan ketentuan memenuhi keabsahan dan legalitas berkas administrasi dan menentukan penempatan tugas sesuai yang di tuju, barulah tim BKPSDM melanjutkan tahap validasi dengan pengiriman data ke Pusat.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Metro menjadi tuan rumah zona 2 penerimaan CPNS di 6 Kabupaten se-Provinsi Lampung (Kabupaten Mesuji, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang Barat dan Kota Metro), yang dilangsungkan di gedung Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, pada Oktober 2018 lalu, Sistem penerimaan dengan sistem CAT dari BKN.

Selanjutnya akan dilaksanakan seleksi kompetensi dasar pada 26 Oktober hingga 17 November 2018. Uji kompetensi bidang berlangsung pada 22 – 28 November 2018. Untuk kuota CPNS Kota Metro sebanyak 256 CPNS dengan formasi guru 157 orang ditambah 3 orang dari honorer K-2, 70 tenaga kesehatan dan 29 tenaga teknis. (Red)

LEAVE A REPLY