Penerimaan CPNS 2018 Kota Metro, Muncul Dugaan Kecurangan Dikoordinir Dua Oknum ASN Setempat

0
400
Foto arsip. Wali Kota Metro, A. Pairin saat memberikan petikan SK pengangkatan CPNS beberapa waktu lalu./Red

Kota Metro, Lampungsai.com – Dugaan kecurangan dalam penerimaan CPNS tahun 2018 lingkup Pemerintah Kota Metro dengan sistem CAT, di koordinir oleh dua orang oknum ASN Pemerintah setempat inisial M dan A.  Selasa, 02 April 2019.

Sejak berita terkait diterbitkan, hingga saat ini tim media ini, berulang upaya mengkonfirmasikan pihak BKPSDM belum bisa ditemui. Kepala BKPSDM Welly Adiwantra yang juga menantu Wali Kota A.Pairin, serta Kepala Bidang Pengadaan & Mutasi PNS, Prapto jarang berada diruang kerjanya.

Tim media ini mencoba menghubungi Kepala BKPSDM, sebanyak 2 kali via SMS bermaksud untuk menghadap konfirmasi lebih lanjut. Ditanggapinya pada Jumat, 29 Maret 2019 sekitar pukul 22.51 WIB, “Mohon Maaf sebelumnya, saya besok bisanya jam 9, karena saya harus pergi dinas luar kota dan harus sampai sebelum shalat jumat.trims,”demikian isi SMS Kepala BKPSDM kepada tim media ini.

Saat itu juga, tim tiba di Kantor BKPSDM sekitar pukul 08.45 WIB, staf setempat menginformasikan Kepala BKPSDM belum tiba dikantor. Berulang informasi yang diterima hingga pukul 10.25 WIB, bahwa Kepala BKPSDM belum tiba.

Diwaktu berbeda, Jumat, 29 Maret 2019 sekitar pukul 11.02 WIB, Kepala BKPSDM Welly Adiwantra berada di lokasi LEC Kartikatama dan sempat singgah di acara sosialisasi Bawaslu bersama Media dan LPM.

Kondisi yang sama, Sekretaris Kota Metro A.Nasir AT pun belum dapat ditemui untuk dikonfirmasikan lebih lanjut  terkait hal ini, meski telah di hubungi Via Telephone.

Bacahttps://lampungsai.com/berita-lampung-terkini/penerimaan-cpns-muncul-dugaan-kecurangan-welly-hanya-bagian-oknum-cari-celah-lsm-getar-nilai-hal-wajar/

Diungkapkan Sumber kepada media ini, bahwa dugaan kecurangan tersebut tidak hanya sebatas informasi bohong yang disampaikan, baik lewat SMS dan lainnya. “Kami ada dokumen data dan oknum yang mengkoordinir itu pun riil adanya. Silahkan dikonfirmasikan lebih dulu kepada pihak terkait, sesuai komitmen akan segera kami berikan semua dokumen data yang ada sebagai data informasi tambahan yang ada pada media ini,”kata sumber yang enggan dikutip identitasnya.

Sebelumnya, muncul dugaan kecurangan penerimaan CPNS 2018 tersebut, beredar di kalangan aktifis dan praktisi Media setempat via SMS. Terkait ini, Kepala BKPSDM Welly Adiwantra didampingi Sekretaris dan Bidang Pengadaan, Kamis, 21 Maret 2019, lalu mengatakan, proses seleksi penerimaan CPNS sudah dilaksanakan sesuai aturan, bersih, tertib dan akuntabel.

Bacahttps://lampungsai.com/berita-lampung-terkini/penerimaan-dan-pengangkatan-cpns-kota-metro-2018-diwarnai-isu-dugaan-kecurangan/

Dengan bukti, minimnya jumlah kelulusan di seluruh Indonesia, dapat dipastikan bahwa proses seleksi terjamin bersih tanpa kecurangan apapun. Bahkan pendaftaran pun dilaksanakan secara online otomatis menggunakan aplikasi.

“Bagaimana mungkin pihak BKPSDM bisa masuk celah, karena sistem keamanannya sangat tinggi standar kepresidenan. Terkait isu kecurangan atau berita miring yang beredar hanya bagian dari oknum-oknum mencari celah untuk menjual nama, untuk membohongi masyarakat. Dan isu seperti ini pernah ada di tahun-tahun sebelumnya. Berharap isu kecurangan yang beredar dalam berita tersebut tidak berkembang, sehingga tidak menjadi blunder,”katanya.

Disisi lain, Ketua LSM GETAR Lampung, Edison mengungkapkan, benar adanya bahwa, Sistem CAT memiliki sistem seleksi ketat, transparan dan akuntabel, soal test CAT menggunakan IT terbaru dan telah ter-enkripsi oleh pengaman sandi negara dan dilaksanakan secara offline guna memperkecil pembobolan hacker, ingat “Offline” yang diketahui.

Munculnya isu dugaan kecurangan penerimaan CPNS 2018 adalah hal yang wajar, jika berkaca mata kebelakang, flashback era sebelumnya memang isu serupa muncul tapi tidak begitu mencolok seperti era saat ini.

“Kenapa demikian, semenjak bergantinya kepemimpinan kepala daerah, semua nampak jelas khususnya di lingkup penempatan dan pengangkatan Pejabat di Kota metro. Ini tidak bisa dipungkiri juga jika muncul ada dugaan memperkuat kekuasaan rezim,”ungkapnya.

Edison melanjutkan, mensoal isu dugaan kecurangan penerimaan CPNS 2018, bukan hanya beredar di berita, tetapi beradar pula informasi itu melalui SMS, dan beberapa ormas, LSM sebagian ada yang dapat informasi itu.

“Jadi saya nilai itu hal yang wajar muncul isu dugaan yang indikasinya Fruad (Kecurangan), toh hanya isu dugaan. Jika di flasback, kepala BKPSDM dan beberapa pejabat, ASN saat ini dan sebelumnya memiliki status erat dengan pimpinan daerah, ini juga bisa dimungkinkan muncul dugaan bahkan muncul dugaan lainnya lebih dalam, karena rezim saat ini mayoritas dengan posisi jabatan strategis Pemerintahan, belum dugaan lain-lain di era kepemimpinan sekarang. Lantas kalimat blunder dan membohongi masyarakat itu yang bagaimana,?”pungkasnya.(Red/Tim)

LEAVE A REPLY