Pemkab Tanggamus Gelar Sosialisasi Sistem Inovasi Daerah

0
21

Tanggamus, Lampungsai.com – Pemerintah Kabupaten Tanggamus gelar sosiliasai Sistem Inovasi Daerah (SIDA) yang di selenggarakan oleh Badan penelitian dan pengembangan SIDA Kabupaten setempat.

Sosialisasi yang mengusung tema “Inovasi dan Versipikasi Produk Kopi di Kabupaten Tanggamus” berlangsung di ruang meeting room hotel 21 Gisting, Senin 07 Mei 2018.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Badan penelitian pengembangan Kabupaten Tanggamus, Gilaz Kurniawan, Ketua kelompok tani dan Kelompok sadar wisata,  Narasumber serta para peserta sosialisasi SIDA.

Kepala Badan Litbang, melalui  Kabid Inovasi Litbang,  Hendra Pery mengatakan, dasar pelaksanaan PP Kabupaten Tanggamus No. 8 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Tanggamus,  kemudian nomor 4.0 70134 0152 TA 2018 tentang penguatan SIDA  Kabupaten Tanggamus.

Ada pun maksud dan tujuan pelaksanaan SIDA tersebut, untuk meningkatkan kecintaan terhadap daerah, pembinaan masyarakat dengan tetap mempertahankan keaslian agro ekosistem, dengan mengupayakan pelestarian sumber daya alam,, lingkungan hidup dan pengembangan kopi, dengan pola pembinaan masyarakat yang memanfaatkan agrowisata sebagai pemberdayaan masyarakat petani, untuk dapat memperoleh nilai tambah, agar minat dan etos para petani serta berlaku hanya untuk lebih meningkatkan keahlian nya.

Masih menurutnya, peserta kegiatan SIDA kali ini terdiri dari kelompok sadar wisata petani Agra dan Stakeholder yang ada di Kabupaten Tanggamus. Dalam sosialisasi dengan narasumber  dari Badan penelitian dan pengembangan Tanggamus, Dinas Pariwisata, Akademika, Dinas Peternakan dan perkebunan Kabupaten Tanggamus.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin, yang disampaikan oleh Kepala Litbang, M.Gilas Kurniawan bahwa,  proses pembangunan di berbagai bidang, baik pembangunan dan mental maupun pembangunan fisik infrastruktur pembangunan perekonomian, yang telah dilakukan selama ini, menjadi proses pembelajaran terhadap masyarakat.

“Kita harus terus berkembang sesuai dengan kemampuan dan kemauan masyarakat di bumi begawi jejama. Oleh karena itu, sangat menyambut baik kegiatan ini, karena secara umum eksistensi para kelompok sadar wisata dan kelompok tani kita ini, telah berjalan dinamis dan  perlu diberikan pembekalan dan wawasan untuk menambah skill atau keahlian nya agar  produksi kopi Tanggamus ini, lebih baik dan dapat menopang geliat perekonomian masyarakat,”ungkapnya.(Kominfo/Budi WM)

LEAVE A REPLY