Over Kapasitas Peserta Didik, Sekda Hamid: Akan Bangun Lokal Kelas SMP N 1 Kota Agung Timur

0
39

Tanggamus, Lampungsai.com – Dugaan sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri  1 Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus tak menerima sejumlah siswa, menjadi pembahasan khusus. Pihak Dinas Pendidikan  setempat menggelar rapat penyelesaian masalah tersebut, dilangsungkan di sekolah setempat, yang dihadiri langsung Sekda  Hamid H Lubis.

Turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan Jonsen Vanesa, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan FB. Karjiono, Kabag Tapem Wawan Hariyanto, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kotim Yusmadewi, beserta Jajaran Guru, serta Perwakilan Apdesi Kecamatan Kota Agung Timur. Selasa, 09 Juli 2019.

Dalam agenda rapat pertemuan, diketahui bahwa penyebab tidak diterimanya sejumlah siswa di SMPN 1 Kota Agung Timur, lantaran terbatasnya ruang kelas di sekolah dan telah berlangsung selama 3 tahun terakhir.

Dari setiap pelaksanaan PPDB, terdapat kelebihan pendaftar yang tidak dapat ditampung, dengan jumlah rata-rata, dua Rombongan belajar (Rombel) atau sekitar 64 peserta didik/siswa.

Pada kesempatan itu, Sekdakab menyampaikan bahwa, permasalahan yang ada muncul bukan karena permasalahan zonasi, tetapi karena keterbatasan pihak sekolah, yang dalam beberapa tahun belakangan setiap tahun tidak bisa menerima sekitar 70-an anak.

“Karena kapasitas sekolah ini hanya 280 siswa, jadi bukan masalah Zonasi. Mudah-mudahan atas kebijakan Pemerintah Daerah, kita akan bangun dua ruangan belajar, agar anak-anak yang khususnya berada di Kecamatan Kota Agung Timur ini, memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah disini,”ungkap Sekda.

Sebelumnya, terpapar juga dalam agenda rapat pertemuan bahwa, pada Tahun Pelajaran 2019/2020 Pemkab Tanggamus akan membangun dua lokal lengkap dengan Meubeler. Pembangunan akan  dimulai pada November 2019 sampai dengan Februari 2020.

Dari proses ini, maka akan terjadi dua pembagian jadwal jam sekolah efektif atau jam belajar mengajar (Pagi dan Siang) sampai pembangunan selesai

Selanjutnya, dari sekitar 74 siswa yang tidak diterima pada PPDB 2019/2020, diputuskan tambahan siswa yang dapat diterima sebanyak 32 siswa atau satu Rombel, dengan disesuaikan syarat-syarat yang harus terpenuhi.

Secara umum, pemaparan yang ada dimaksudkan disetujui bersama antara wali murid, pihak sekolah, Apdesi Kecamatan Kota Agung.(Tim)

LEAVE A REPLY