Nota Keuangan Raperda APBD TA 2019 Provinsi Lampung Diserahkan Ke Ketua DPRD

0
131
Pj Sekprov Lampung, Hamartoni Ahadis saat menyerahkan nota kesepakatan APBD TA 2019 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung./jn/ls

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Mewakili Gubernur Lampung,  Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov), Hamartoni Ahadis menyerahkan nota keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Lampung TA 2019, kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal.

Penyerahan dilakukan saat Rapat Paripurna Tingkat I, yang berlangsung di ruang Sidang DPRD setempat, Senin 19 November 2018.

Dalam kesempatan itu, Hamartoni mengatakan, penyusunan Raperda APBD TA 2019 melalui proses dan mekanisme yang diawali dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi yang melibatkan peran serta aktif masyarakat serta pemangku kepentingan pembangunan lainnya.

Penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut penandanganan Nota Kesepakatan antara eksekutif dan legislatif tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disepakati pada Rapat Paripurna, sebelumnya pada Kamis 15 November 2018 lalu.

Masih menurut Hamartoni, dalam menyusun rancangan APBD TA 2019, kata Hamartoni, memperhatikan UU  No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2019.

Pada sisi belanja daerah, disusun dengan pendekatan kinerja money follow program priority yang mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja dari perencanaan alokasi biaya yang ditetapkan secara efektif dan efisien.

“Adanya rancangan struktur APBD Provinsi Lampung TA 2019 dengan memperhatikan potensi kapasitas fiskal daerah yang tercantum dalam kesepakatan KUA dan PPAS TA 2019 antara Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Lampung,”katanya.

Di paparkan Hamartoni, pada rencana target pendapatan daerah sebesar Rp7,7 Triliun dengan proyeksi penerimaan pendapatan daerah tersebut bersumber dari PAD sebesar Rp3,4 Triliun dan dana perimbangan Rp4,2 Triliun serta lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp58,8 Miliar.

Kemudian, pada belanja daerah dianggarkan Rp7,6 triliun yang terdiri atas belanja tidak langsung Rp4,6 triliun dan belanja langsung Rp2,9 triliun. “Berdasarkan kondisi pendapatan daerah dan belanja daerah sebagaimana tersebut, Rancangan APBD Provinsi Lampung TA 2019 mengalami surplus Rp115 miliar,” kata Hamartoni.

Selain itu, rancangan struktur APBD Provinsi Lampung TA 2019 juga pada penerimaan pembiayaan daerah yang diperkirakan Rp35 Miliar yang bersumber dari sisa lebih penggunaan anggara (SILPA) 2018. Sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp150 miliar, digunakan untuk penyertaan modal dan pembayaran pokok utang. Dengan demikian terdapat defisit sebesar Rp115 Miliar yang ditutupi dari surplus pendapatan belanja.

“Berharap APBD TA 2019, mampu menjawab tantangan, hambatan, dan kendala sekaligus kebutuhan masyarakat Lampung, selama satu tahun kedepan dengan tetap memperhatikan kondisi realitas serta potensi lokal yang ada,”ujarnya. (humas Provinsi Lampung/Jn/sl/red)

LEAVE A REPLY