Mubes Perdana : IWO Siap Jadi Garda Terdepan Perangi Hoax

0
42

Jakarta, Lampungsai.com – Musyawarah Bersama (Mubes) Ikatan Wartawan Online (IWO) perdana, yang berlangsung di Puri Mega Hotel Jakarta, pada 8 -9 September 2017 lalu, menjadi momen besar mempersatukan para wartawan online seluruh indonesia. IWO Selalu ada dan IWO adalah Garda terdepan melawan Hoax.

“Pemerintah Republik Indonesia melalui tangan dingin Dewan Pers diharapkan tidak melakukan pembiaran terhadap wartawan dan perusahaan media online, bagaimanapun wartawan dan perusahaan media online juga merupakan aset negara,”

Demikian inti dari Mubes IWO perdana berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain dari itu, berkesempatan hadi Kepala Biro Multimedia Mabes Polri Brigjen Pol Yanfitri Halimansyah.

Dalam kesempatan itu, dijelaskannya bahwa, dunia digital sangat berbahaya dan beragam dengan senyapnya, dimana pengguna, penjual dan pembeli bersifat Anonymous.

Kejahatan dunia maya atau cyber crime sangatlah beragam. Mulai dari kejahatan penipuan, berita hoax dan juga berita berkonten mengadu domba.

Brigjen Pol Yanfitri Halimansyah juga menjelaskan, bahwa upaya meminimalisirnya, melalui upaya preventif, pencegahan, penanggulangan maupun edukatif, apabila tidak teredukasi, Kepolisian melakukan upaya penegakan hukum.

Contohnya, jika menyangkut hak-hak orang, maka harus diwaspadai menggunakan media sosial, tanpa menggunakan etika dan norma. Kalaupun pelaku mencoba untuk mengelabui petugas dengan memakai nama ataupun akun samaran, tetap saja masih bisa terlacak.

“Jadi kalau dia mau tulis namanya siapa saja, pakai akun apa saja, semuanya bisa dilihat, tidak akan lari ke mana, karena kan jejak digitalnya tidak akan bisa dibohongi,”jelasnya.

Sementara ahli Cibercrime atau Keamanan Informasi Gildas Deograt Lumy mengungkapkan, bahwa kejahatan Siber bisa terintegrasi kepada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dan Darkweb atau web gelap.

TPPU (Money Laundering/pencucian uang), menyembunyikan sumber dana,, TPPT (Terrorism Financing), menyembunyikan tujuan dana dan tidak semua TPPU adalah TPPT, tapi kebanyakan TPPT adalah TPPU.

Sedangkan web gelap atau Darkweb, kerap digunakan oleh pengguna, penjual dan pembeli Anonymous dan transaksi berbagai barang dan jasa yang ilegal atau dilarang di Surface Web.

“Identitas palsu, senjata, bahan kimia, narkoba, pornografi anak, jasa pembunuh bayaran, dan lain-lain. Sementara, peretas menggunakan Dark Web untuk berkomunikasi, berbagi informasi, menjual jasa peretasan, malware, hacking software, password, data curian, dan lain sebagainya,”ungkapnya. (Budi WM/B.Irawan)

LEAVE A REPLY