MTM Soroti Pembangunan Infrastruktur Diselenggarakan 2 OPD Bandar Lampung

0
385
Bandar Lampung, Lampungsai.com – Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) Lampung, soroti pembangunan infrastruktur yang di selenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan Bandar Lampung.

Disampaikan Dewan Direktur MTM, Ashari Hermansyah bahwa, pembangunan infrastruktur fisik wilayah Bandar Lampung diharapkan lebih fokus memberikan kualitas yang baik, karena dalam pelaksanaanya kegiatan tersebut menggunakan uang negara. Rabu, 21 Agustus 2019.

Ashari melanjutkan, ada dua OPD lingkup Pemerintah Kota Bandar Lampung, tengah melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur, yakni Dinas Pendidikan dan Dinas PU.

Fokus utama MTM menjalankan survei dan monitoring (preliminary survei) dilapangkan sebagai sumber informasi publik. Pertama kegiatan lingkup Dinas Pendidikan diantaranya pembangunan RKB SDN Sumber batu dengan pagu anggaran sebesar Rp.9.163.335.000 (dinas pendidikan).

Lalu, masih kata Ashari, kegiatan pembangunan infrstruktur lingkup Dinas PU, diantaranya pembangunan stadion mini, Rp5.000.000.000, pembangunan gedung empatĀ  lantai rumah sakit dadi Cokro Dipo (tahap I) Rp7.000.0000.0000.

Pembangunan kantor PuskesmasĀ  rawat inap Way Halim Rp5.000.000.000, pembangunan fly over jalan Abdul Haq – Komarudin, Rp35.000.000.000, dan beberapa lagi yang masih dalam pantauan MTM.

Monitoring yang dilakukan MTM bertujuan untuk menjalankan peran serta masyarakat, agar masyarakat benar-benar merasa puas dan dapat dinikmati hasil pekerjaan tersebut.

“Jangan sampai ada dugaan dan indikasi kerugian Negara yang berimbas pada proses hukum. Kami akan mengawal sampai dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut selesai 100 % pada akhir Desember 2019,”ungkapnya.

Ashari menambahkan, dalam menjalankan program dan kegiatan infrastruktur, khususnya di dua OPD terkait, kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan harus benar-benar bekerja sesuai Spesifikasi Sipil dan Arsitektur untuk menghindari dari unsur kerugian negara.

“Begitu juga konsultan Pengawas benar-benar menjalankan fungsinya. Karena dalam pelaksanaan pengawasan menggunakan sumber dana APBD,”imbuhnya.(Rilis/*)

LEAVE A REPLY