SMSS Nuwo Intan Ngangkrak, Plt Sekda Dalih Panggil Satker Terkait

0
1110
Gedung sentral makanan siap saji (SMSS) Nuwo Intan tak berfungsi./Lik

Metro, Lampungsai.com – Pelaksanaan pembangunan Sentral Makanan Siap Saji (SMSS) Nuwo Intan Kota Metro pada tahun 2015, menelan dana yang signifikan, namun sarana tersebut tak berfungsi selama kurun waktu satu tahun. Disinyalir proses pembangunan tersebut kurang terencana, Plt Sekkot Metro berdalih akan panggil satker terkait.

Ir. Bangkit Haryo Utomo dan Plt Sekda dan selaku Kepala BAPPEDA Kota Metro, saat dikonfrimasikan diruang kerjanya, Senin 23 Januari 2017, belum mengetahui persis hal tersebut, baik dari proses sampai perencanaan dan pelaksanaannya. Karena dirinya belum menjabat sebagai Kepala Bappeda setempat.

“Saya belum mengetahui sejauh apa dan bagaimana proses perencanaan sebelumnya terkait pembangunan Sentral Makanan Siap Saji Nuwo Intan tersebut. Saya menjabat Kepla Bappeda baru beberapa pekan terkahir ini, tentunya hal ini akan dikoordinasikan dan akan memanggil Satker terkait,”katanya.

20170123_144409

Bangkit mengungkapkan, sebenarnya hal ini adalah leading sektornya Dinas Perdagangan dan Pasar. Tetap akan dibahas hal ini dengan koordinasi guna mengetahui pasti gambaran perencanaan seperti apa dan hal-hal terkait.

“Ini leading sektor Dinas Pasar, tetapi hal ini menjadi masukan bagi Bappeda dan akan segera membahasnya guna mengetahui sejauh apa gambaran saat proses perencanaan dan hal-hal yang berkenaan pembangunan tersebut,”ujarnya.

Diketahui, Bangunan sentral makanan siap saji itu menelan anggaran 2015 berkisar miliaran rupiah dan telah dipersiapkan IPAL. Sejak terbangunnya SMSS Nuwo Intan itu hanya terhitung bulan saja dimanfaatkan, itupun hanya pedagang UMKM yang tak memerlukan IPAL, selebihnya kosong tak ada pedagang makanan siap saji. Kondisi itu kurang lebih satu tahun, hanya dibiarkan oleh Pemerintah setempat, terkesan pembiaran aset berupa bangunan gedung dengan nominal miliaran rupiah. (Lik)

LEAVE A REPLY