DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap 5 Raperda

0
88

Kota Metro, Lampungsai.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, kembali menggelar rapat paripurna pandangan umum Fraksi terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Metro, bertempat diruang rapat. Rabu, 14 Oktober 2020.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD, Tondi M.G Nasution, di dampingi Wakil Ketua DPRD Kusaeni, dan dihadiri oleh Anggota DPRD, Walikota Metro Achmad pairin, serta kepala OPD, serta tamu undangan.

Dalam menyampaikan pandangan Fraksi-fraksi, Ketua Bapemperda DPRD setempat, Yulianto menyampaikan,Fraksi PKS dipercayakan mewakili dari keenam Fraksi yang ada di DPRD untuk membacakan pandangan Fraksi. Ada beberapa catatan yang diberikan oleh Fraksi – Fraksi kepada Pemerintah Kota Metro lima Raperda, agar lebih disempurnakan.

Sementara itu, Wali Kota Metro A.Pairin menyampaikan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Metro atas penyampaian 5 (Lima) Raperda. Adanya pandangan umum fraksi-fraksi terhadap lima Raperda, yang pertama mengenai rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan keuangan daerah, yang mana kajian komprehensif terhadap Raperda ini, sangat dibutuhkan agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah dapat lebih tertib.

Selanjutnya, tentang perubahan kedua atas Perda No.03 tahun 2012, tentang Retribusi Jasa Umum. Pemerintah Kota Metro akan mengupayakan untuk meningkatkan pelayanan terkait pengujian kendaraan bermotor, dengan menyiapkan SDM, sarana prasarana, termasuk prioritas akreditasi alat uji.

Sementara untuk perubahan ketiga atas Perda Nomor 04 tahun 2012, tentang retribusi jasa usaha. Diharapkan dukungan dari seluruh anggota DPRD, kepada OPD untuk berinovasi dan berkreasi mengembangkan potensi masing-masing. Sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya meningkatkan PAD.

Masih kata Pairin menjawab pandangan umum fraksi, kemudian mengenai Raperda tentang penyertaan modal pemerintah daerah pada PT. Bank Lampung, Pemkot metro akan mengkaji lebih cermat, terutama mengenai besaran penyertaan modal yang akan dialokasikan ke PT, Bank Lampung, karena akan berpengaruh pada nilai manfaat yang akan di dapat.

Selanjutnya tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan perpustakaan di daerah secara profesional, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh Pemkot Metro. (Red)

LEAVE A REPLY