Dinas Pertanian Kota Metro Bersama Kelompok Tani Laksana II Tanam Jagung Hibrida

0
174

Kota Metro, Lampungsai.com – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DPKPPP) Kota Metro beserta Kelompok Tani Laksana II, melakukan kegiatan penanaman jagung jenis hibrida di atas lahan seluas 30 hektar yang ada di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan.

Gerakan Percepatan Tanam Jagung Hibrida MT II 2020 demikian tema yang diusung dihadiri langsung Wali Kota dan Wakil serta jajaran Forkopimda. Rabu, 24 Juni 2020.

Dikesempatan itu, Kepala DPKPPP Hery Wiratno menyampaikan, terkait percepatan hal-hal telah dilakukan di Kota Metro, antara lain pada musim tanam tahun lalu (2019) tepatnya Juni 2019 telah dilakukan pemanenan padi di area seluas 2.948 Hektar.

Berkenaan dengan pelaksanaan perbaikan saluran Irigasi Sekunder Sekampung Batanghari oleh Balai Besar, khusus Kota Metro dilakukan dua sistem tanam, yaitu di area saluran irigasi Sekampung Bunut seluas 1.325 Hektar mendapat jatah gadu untuk ditanam padi.

Kemudian untuk lahan Sekampung Batanghari seluas 1.310 Hektare yang tidak mendapat jatah gadu, rencananya akan ditanam jagung hibrida. Sisanya, lahan seluas 313 Hektar, akan ditanam hortikultura dan jenis palawija lainnya.

“Di Kecamatan Metro Selatan, dari luas lahan baku 852 Hektar, kurang lebih 70 Hektar akan ditanami jagung,”kata Hery.

Hery juga menyampaikan laporan bahwa, pada MT II tahun 2020 ini, lahan sawah yang akan ditanam jagung, yaitu seluas 1.310 Hektar di Kota Metro.

Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian melalui Dana Tugas Pembantuan Provinsi Lampung, Kota Metro mendapat bantuan benih jagung hibrida umum 2 varietas NK 212 sebanyak 19.650 Kg (19,65 ton).

“Harapan kita pada saat panen padi nanti, mudah-mudahan produktivitas jagung di Kota Metro berkisar 5,4 Ton/Hektar jagung kering, sehingga secara menyeluruh dapat dihasilkan 7.074 Ton jagung,”harapnya.

Sementara itu, Wali Kota A. Pairin mengatakan, hasil produktivitas jagung hibrida di Kota Metro dapat melebihi target. Terkait percepatan tanam 2020 di tengah Covid-19, diharapkan tidak berpengaruh apapun pada sektor pertanian di Kota Metro. (*)

LEAVE A REPLY