Jajaran Pemkab Mesuji Tinjau Pelaksanaan Tes Penerimaan CPNS Di Cost Sharing Zona 2

0
149
Serangkaian kegiatan meninjau tes penerimaan CPNS, Bupati Kabupaten Mesuji Khamamik didampingi Plt.Sekda Adi Sukamto dan Kepala BKDD Beddi serta jajaran./Baginda

Mesuji, Lampungsai.com – Penyelenggara Tes Penerimaan CPNS Kabupaten Mesuji, berlangsung di Gedung Wisma Haji Alkhairiyah Kota Metro, pada 26 Oktober 2018 hingga 28 Oktober 2018.

Dalam pelaksanaannya, Bupati Mesuji di dampingi Plt Sekda Edi Sukamto dan Kepala BKD Beddi, bersama meninjau pelaksanaan tes penerimaan CPNS tersebut. Disela kegiatan, Bupati Khamamik memberikan pengarahan kepada para peserta.

Tim panitia penyelenggara tes penerimaan CPNS Kabupaten Mesuji./Baginda

Sebelumnya, Kepala BKDD Kabupaten Mesuji, Beddi menyampaikan, Jadwal pelaksanaan telah di tetapkan berlangsung di Kota Metro. Sejak awal BKN Regional V, telah menetapkan 3 lokasi Cost Sharing untuk pelaksanaan tes, diantaranya Bandar Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Pringsewu.

“Untuk Kabupaten Mesuji tergabung dalam CAT (Computer Asisted Test) Zona 2 di Kota Metro bersama dengan Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Kabupaten Lampung Utara dan Kabupateng Tulang Bawang Barat, termasuk Kota metro,”katanya.

Disela kegiatan, Plt Sekda Mesuji, Adi Sukamto menyampaikan, tes CPNS khusus Mesuji di ikuti lebih kurang sebanyak 3567 peserta. Dalam pelaksanaannya dibagi 11 sesi, masing-masing sesi di ikuti 350 peserta, terkahir sesi (Sesi 11) di ikuti 67 peserta tes.

Dijelaskan juga oleh, Kabid Pengadaan Mutasi dan Kepangkatan BKDD Mesuji, Dwi Supratikno. Menurutnya, secara menyeluruh pelaksanaan tes dengan sistem CAT tidak begitu terkendala, secara keseluruhan CAT terkoneksi dengan jaringan.

para peserta tes CPNS Kabupaten Mesuji./Baginda

Dwi Supratikno mendampingi Sekretaris BKDD Yopi Saputra, juga memaparkan jumlah peserta dari awal hingga penutupan pendaftaran seleksi CPNS, berakhir pada Senin 15 Oktober 2018 lalu. Total jumlah mencapai 3897 orang pelamar.

Dari keseluruhan pelamar terdiri dari formasi tenaga guru sebanyak 1.895, tenaga kesehatan 1261, tenaga teknis 737, tenaga honorer K2 sebanyak 3 pelamar, formasi disabilitas 1 orang pelamar. Selanjutnya formasi bidan sebanyak 700 pelamar, untuk formasi doter gigi ahli tidak ada pelamar.

“Dari ini, tim panitia melakukan verifikasi berkas dan proses lainnya yang di anggap perlu sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.Dan saat ini telah dilangsungkan test dengan sistem CAT,”ungkapnya. (adv)

LEAVE A REPLY