Menteri BUMN RI Optimis Pembangunan JTTS Lancar Tanpa Kendala, Warga Tulang Bawang Nyatakan Perlu Ada Evaluasi

0
109
Menteri BUMN RI, Rini Soeamrno berserta rombongan saat kunjungan ke pembangunan JTTS, Tulang Bawang./Ari

Tulang Bawang,Lampungsai.com – Menteri BUMN RI, Rini Soemarno, berkunjung ke titik Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Rini Soemarno sampaikan keoptimisannya, pembangunan JTTS berjalan lancar tanpa kendala. Disisi lain, warga Tulang Bawang, khususnya sekitar lokasi JTTS, menilai proyek JTTS masih perlu evaluasi, utamanya pelaksana pembangunan.

Dalam kunjungan Menteri tersebut,  tepat di ruas JTTS yang menjadi lokasi tragedi kecelakaan saat bekerja, korban adala pekerja dari PT Waskita Karya, saat ekspedisi melintasi JTTS Lampung-Palembang, pada 3 bulan lalu. Rabu 29 Agustus 2018.

Rini Soemarno menyampaikan, optimis pembangunan JTTS Sumatera sepanjang 460 Km, terbentang dari Bakauheni – Palembang, berjalan lancar. Rini Soemarno menilai. pembangunan jalan tol secara keseluruhan berjalan lancar tanpa kendala. Optimis, Juni 2019 mendatang,  pembangunan jalan Tol Trans Sumatera akan selesai dan bisa digunakan secara normal.

Di sisi lain, warga sekitar lokasi proyek JTTS, menilai proses pembangunan JTTS itu masih banyak kendala. Disampaikan Budi (40) pembangunan JTTS masih banyak kendala, artinya banyak masalah, mulai dari pembebasan lahan yang banyak belum selesai, hingga pekerjaan fisik yang tidak sesuai.

Masih menurut Budi, proses pembebasan lahan khususnya eks HGU dan HGU, masih belum selesai hingga saat ini. Pekerjaannya juga banyak yang tidak sesuai spesifikasi sehingga harus dibongkar.

Salah satunya, Underpass di STA 65 JTTS ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang yang miring dan harus dibongkar. Selain itu pekerjaan JTTS pada zona STA 63 – 70, telah berhenti sejak tiga bulan lalu dan belum dimulai lagi hingga saat ini karena bermasalah.

“Proyek strategis nasional itu mesti mendapat perhatian lebih dari Pemerintah dan pelaksana, perlu di evaluasi terkait lambatnya proses pekerjaan tol ini,’ungkapnya.

Diketahui pekerja yang menjadi korban adalah Aan Kurnaifi (27) warga Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, tenggelam di sungai Tulang Bawang, usai lembur kerja sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis 10 Mei 2018 lalu.

Korban terseret arus air kanal yang mengalir ke sungai Tulang Bawang, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, titik STA 49 proyek JTTS Terbanggi Besar-Pematang Panggang. (Ari)

LEAVE A REPLY