Mengenal Centre of Excellence Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung

0
93

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Sebagai ejawantah Catur Darma Perguruan Tinggi khas Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), nilai unggul Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung sebagai bentuk Amal Usaha Persyarikatan Muhammadiyah (AUM) pertama di Bumi Ruwa Jurai, antara lain muncul dari kiprah kemahasiswaannya.

Sejak berdiri 1987 perkini, telah banyak bukti, sukses prestasi ditorehkan unit kegiatan mahasiswa (UKM) kampus hijau di Jalan ZA Pagaralam 14, Labuhanratu, Kedaton, Bandar Lampung ini.

Pernah menjuarai Duta Genre Berencana tingkat nasional, juara Duta Mahasiswa juga Kejurda Pencak Silat Tapak Suci tingkat Provinsi Lampung, dan Mahasiswa Berprestasi juga Putra dan Putri Kampus tingkat Kopertis Wilayah II (kini L2 Dikti) Palembang.

Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung Dr. H. Dalman, M.Pd./red

Hal tersebut dibenarkan Rektor UM Lampung, Dalman, saat dikonfirmasi Jumat 21 September 2018.

“Benar sekali. Satu lagi, ada dua UKM di UM Lampung, yang sudah lama menjadi centre of excellence. Yaitu UKM PIK (Pusat Informasi Konseling) Mahasiswa Warda, dan UKM FMPK (Forum Mahasiswa Peduli Kependudukan),”katanya.

Keduanya, masih menurut Dalman, bahkan telah lama dibina langsung oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan jadi rujukan perguruan tinggi lain yang akan studi banding.

“Dalam rangka turut mewujudkan salah satu tujuan Negara Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, torehan prestasi itu kami harap bisa mendekatkan mahasiswa pada idealisasinya sebagai insan unggul. Jadilah lulusan yang qualified, berdaya saing, berakhlakul karimah, dan berjiwa enterpreneur,”ujarnya.

Menuju Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung Berkemajuan

Terbilang sukses meletakkan basis program percepatan menaja diri jadi kampus wirausaha (entrepeneur university), Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung, Dalman, terus gerak cepat mendistribusikan spirit mewujudkan cita menuju kampus UM Lampung berkemajuan.

Kini, giliran bauran pelaksanaan visi-misinya yang diurai pakar linguistik jebolan UPI Jakarta ini dalam kebijakan teknis-operasional guna akselerasi penatalaksanaannya.

Sukses meningkatkan jumlah mahasiswa per tahun akademik 2018/2019 ini yang hampir naik 50 persen, selain terus mempercepat progres pembangunan kampus II Sukarame berorientasi modern (urban campus), tak membuat Dalman jumawa.

Sebagai penerus tapak program pendahulu, rektor dua periode 2009-2018, Dr. Agus Pahrudin, M.Pd., sejumlah program strategis disusun. Sekaligus demi meretas kendala, Dalman taktis mengambil tali kendalinya. Apa saja ‘jurus’ kemajuan yang dihela Dalman?

Sebut saja peningkatan kualitas tenaga kependidikan baik dosen tetap maupun tidak tetap, pengarusutamaan peningkatan jumlah program studi (prodi) baik jenjang strata S-1 dan S-2, serta peningkatan status akreditasi prodi dan lembaga UM Lampung.

“Sesuai visi saya, menjadikan UM Lampung sebagai kampus terfavorit di Provinsi Lampung dengan mengutamakan pelayanan prima dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan sains (ipteks) yang berwawasan global dan berjiwa enterpreneur berdasarkan nilai-nilai keislaman pada tahun 2022,” tutur Dalman, Jumat 21 September 2018.

Dijelaskan Dalman, program pengembangan UM Lampung berbasis akreditasi dan kewirausahaan yang ber-tagline enterpreneur university, sejatinya pelaksanaan misi terakhir dari enam misinya sebagai rektor masa bakti 2018-2022.

“Saya berkeyakinan, dan saya optimis, dengan modal kuat beberapa prodi unggulan, bahkan ada yang di Lampung kami satu-satunya, tugas berat menaikkan status akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) B yang kini kami sandang, akan terasa ringan kaki,” jelas dia.

Menurut Dalman, UM Lampung satu dari 11 perguruan tinggi swasta yang berakreditasi B, dari sekitar 260 PTS di Lampung. “Sisi lain, akreditasi prodi pun terus kami kejar, agar peringkat peminatan makin sejajar dan kualifikasi lulusan juga makin berpijar,”pungkasnya. (red/mzl)

LEAVE A REPLY