Melawan Petugas, Eksekutor Begal Katibung Tewas Diterjang Timah Panas Petugas

0
740

LampungSelatan,Lampungsai.com– Empat dari lima begal pemudik di Tarahan, Jalan Lintas Tengah Sumatera, Katibung, Lampung Selatan, ditangkap pada pukul 14.00 Selasa, 12 Juni 2018. Seorang di antaranya tewas dan dua lainnya luka tertembak karena melawan saat ditangkap.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan mengatakan, bersama keempat begal, polisi juga menangkap penadah motor hasil begal. “Seorang lagi dalam proses pengejaran. Namun petugas sudah mengetahui lokasinya,” katanya.

AKBP M. Syarhan mengatakan kelima pejahat tersebut merupakan pembegal Syahroni, warga Bekasi, yang hendak mudik ke Pekon Kejayaan, Talangpadang, Tanggamus pada pukul 02.00 Sabtu Dinihari, 9 Juni 2018.

Syahroni, berusia 31 tahun, sempat dirawat di Ruang Bougenvil RSUDAM Bandarlampung. Ia luka di bagian kepala karena dibacok. “Mereka diikuti sejumlah orang dengan tiga motor,” kata Zulpahmi, kakaknya.

Jenazah satu begal dan dua yang luka, hingga kini, masih di RSUD Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan. Mereka ditangkap oleh Team Tekab 308 Polres Lamsel, yang dipimpin Kasatreskrim AKP Efendi di Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Pembegal yang ditangkap adalah Heri. Dialah yang membacok Syahroni, pemudik dari Bekasi tujuan Talangpadang, Tanggamus. Ia tewas tertembak karena melawan dengan senjata api rakitan dan masih menyisakan dua peluru saat disergap.

Dua lainnya ditembak, masing-masing Baidi dan Ardiansyah karena melarikan diri saat ditangkap. Ardiansyah begal yang menendang motor Syahroni. Baidi membantu perampokan. Sedangkan penadahnya Unus menyerahkan diri saat disergap.

Kapolres Lampung Selatan mengatakan seorang begal yang terus dikejar bernama Hendra. Selain dalam status DPO karena begal, pria ini sudah lama menjadi buruan Polres.

Polres Lampung Selatan juga memperlihatkan barang bukti pembegalan berupa 1 sepeda motor Yamaha R15 warna biru putih, 1 Suzuki Satria warna hitam, 1 Honda Vario warna putih.

Dalam beraksi, begal Sidomulyo itu membawa 1 senjata api rakitan warna putih, 1 golok, dan tiga handphone.

GELLY

LEAVE A REPLY