Masyarakat Dusun Sukajadi Desa Marga Catur Datangi BPN,Laporkan Dugaan Cacat Hukum Sertifikat Prona 2013

0
318
Aksi Tuntutan Pembebasan Lahan Dusun Sukajadi (foto : Lampungsai)

Kalianda, Lampungsai – Senin (27/03/2017) masyarakat warga dusun Sukajadi desa Marga Catur kecamatan Kalianda bersama Organisasi Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk meminta kejelasan tentang sertifikat prona 2013 yang keseluruhan berjumlah 44 sertifikat yang diduga cacat hukum untuk lahan seluas 88 hetktar yang ada di dusun tersebut.

Menurut Dedi Manda Selaku korlap dari aksi tersebut mengatakan bahwa warga dusun tersebut menuntut pembebasan lahan tersebut dan mempertanyakan keabsahan dari sertifikat yang dimiliki oleh Yusuf Raharja sebagai pemilik sertifikat karena penerbitan sertifikat tersebut diduga tidak sesuai dengan prosedur dan berindikasi cacat hukum karena tidak disertai surat ukur dan saksi-saksi serta hak yang jelas.

“Kami menuntut pihak Oknum BPN selaku penerbit sertifikat, mantan Kepala Desa Marga Catur Periode 2010-2016 yang mengeluarkan rekomendasi serta Yusuf Raharja yang mengaku sebagai  pemilik lahan tersebut” ujarnya.

Dihalaman kantor BPN pula diserahkan laporan tentang dugaan sertifikat bermasalah beserta 27 copian sertifikat yang diduga bermasalah dari 44 sertifikat kepada Polres Lampung Selatan yang langsung diterima oleh kabag ops Polres Lamsel Kompol M Reza C A S, SIK, SH, MH.

Dedi Manda berharap agar kasus ini dapat segera diungkap oleh pihak polres Lampung Selatan ” Saya harap agar polres Lamsel dapat serius dalam menanggapi permasalahan ini dan akan terus kami kawal, kami akan menunggu keseriusan dari pihak Polres selama 1 minggu kedepan kalo tidak kami akan melakukan aksi serupa dengan jumlah yang lebih banyak jikalau tuntutan kami tidak diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang ada ” tambahnya lebih lanjut. (gel)

LEAVE A REPLY