Mas Fran Temu Silaturahmi Dengan Warga Metro, Bahas Peranan Program Untuk Kemajuan Kota Metro

0
436

Kota Metro, Lampungsai.com – Mas Fran kembali bersilaturahmi dengan para sepuh, tokoh masyarakat, pemuda Kota Metro. Silaturahmi berlangsung di kediaman Hafis, Gg.Land Baw, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat.

Pertemuan dipimpin langsung salah satu tokoh warga setempat, Ramli. Dilanjutkan perkenalan satu sama lain, untuk lebih mengenal Fritz Akhmad Nuzir yang akrab disapa Mas Fran. Selasa, 14 Januari 2020.

Mas Fran menceritakan singkat, perjuangan dirinya merantau sejak lulus SMA hingga membawa gelar khas S3 di Negara Jepang dibidang lingkungan hidup dan penelitian atau riset sebuah Kota.

Berangkat dari itu, ada beberapa persoalan yang di bidangnya, salah satunya di Indonesia, utamanya dibidang lingkungan hidup yang merambah pada ekonomi kemasayarakatannya. Pada dasarnya soal penataan sebuah wilayah perkotaan mengalami ketimpangan, semacam kebijakan Pemerintahan untuk menangani lingkungan hidup sebuah perkotaan.

“Maka, saya sebagai putra daerah, berpikir mengapa saya bisa berbuat untuk daerah lain, kenapa di Kota Metro tanah kelahiran, saya tidak bisa. Maka dengan kesempatan ini, saya berniat bulat maju, di posisi Calon Wakil Wali Kota, setidaknya dapat membuat suatu kebijakan yang langsung dilakukan, tentunya semua ini butuh doa dan dukungan warga Metro khususnya,”katanya.

Secara pribadi, Mas Fran melanjutkan, dengan latar belakang teknokrat atau akademisi, berupaya untuk lebih mendekat ke birokrasi, untuk dapat lebih berbuat menciptkan kebijakan – kebijakan yang mengarah kemajuan di segala sektor untuk masyarakat pada umumnya.

“Demikian gambaran kecil yang saya punya, berbekal dengan pengalaman yang ada untuk berbuat lebih untuk Kota Metro, tentu dengan rendah hati dan diri meminta doa warga yang hadir dan berlanjut dengan dukungan,”ungkapnya.

Disela itu, salah satu perwakilan warga setempat, Samsuri mengungkapkan suara yang juga keluhan dari warga yang tidak mampu, terkait bidang pendidikan tingkat SMA – SMK, di Kota Metro masih banyak yang sangat membebani, salah satunya penebusan baju seragam dan biaya komite serta biaya-biaya yang lain.

Mas Fran menjelaskan, bidang pendidikan di Kota Metro, memang menjadi salah satu konsern dalam program yang dibawa ke depan, termasuk soal kemampuan warga dalam merasakan pendidikan baik formal, informal dan non-formal, yang fasilitas, sarana prasarananya harus di penuhi dan diwujudkan, agar dapat dirasakan dan di akses semua masyarakat Metro, khususnya warga yang tidak mampu.

Pada dasarnya, Dunia pendidikan di Kota Metro akan ada suatu program yang baik, bagaimana warga dapat merasakan, khususnya warga yang tak mampu. Terlebih Kota Metro termasuk Kota bervisikan Kota Pendidikan.

“Ini akan dibahas kedepan dan menjadi prioritas, bagaimana melaksanakannya dan se-efektif mungkin, dan ini akan di dorong, bersama dengan calon Wali Kota yang akan berdampingan nantinya. Artinya perlu mengevaluasi secara menyeluruhan, bukan menciptakan yang baru untuk sektor Pendidikan,”ujarnya.

Dimomen lain, untuk sektor Infrastruktur, Ramli menyampaikan, warga yang ada dalam Musren sudah berulang disampaikan khususnya jalan lingkungan yang sampai saat ini masih rusak. Namun, tidak juga teralisasi, padahal wilayah ini juga masuk di pusat Kota.

Mas Fran menjabarkan, mengenai semua program yang masuk dalam usulan dan dibahas dalam Musrenbang bukan sebatas agenda seremonial saja. Bagaimana, terlaksana, terealisasi dengan baik dengan pengembangan yang lebig baik secara berkesinambungan dan bertahap. Bukan sebatas masukan, namun lagi – lagi tidak terealisasi.

Artinya peningkatan kualitas dan kuantitas yang di dorong untuk lebih baik. “Semua dampak yang terjadi, semua masukan dan keluhan warga, hampir sama dan tentunya semua menjadi masukan yang tentu arahnya satu kesatuan dalam program yang saya bawa, termasuk sisi kebijakan ruang tata kota harus di kaji ulang dengan melihat kondisi riil lapangan ter-update,”jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY