Marak Lapak Singkong Tanpa Izin DPMPT Mesuji Akan Membahas Serius

0
687

Mesuji, Lampungsai.com – Lapak Singkong Di Kabupaten Mesuji, banyak bermunculan tanpa izin resmi Pemerintah. Pihak DPMPT Satu Pintu, akan segera mengambil langkah serius dan akan melakukan rapat bersama dengan Dinas terkait lainnya guna membahas masalah tersebut.

Diruang kerjanya, Kepala DPMPT Kabupaten Mesuji, Hanung Nugroho mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat dengan Dinas terkait, guna melakukan pemanggilan kepada pemilik usaha lapak-lapak yang belum memiliki izin. Rabu, 17 November 2021.
Selama ini pihaknya sudah berupaya melakukan pendekatan dan sosialisasi terhadap pelaku usaha khusunya lapak-lapak singkong, agar segera melengkapi perizknannya, akan tetapi cara yang di maksud tidak maksimal. Padahal semua perizinan itu di gratiskan.
“Sampai saat ini, tidak di indahkan. Maka, pihak DPMPT akan segera mungkin akan panggil para pengusaha tersebut melalui surat panggilan. Namun tentunya harus kita rapatkan terlebih dahulu dengan Dinas terkait lainnya, supaya jelas kewenangan dan tanggung jawab dalam pemanggilan pelaku usaha nantinya,”ungkap Hanung.
Di ketahui terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari lapak-lapak singkong yang melalui DPMPT Satu Pintu adalah retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang pasca terbit nya UU No.11/2020 per 2 Agustus 2021 sudah di ganti dengan  Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Potensi retribusi IMB lapak-lapak singkong adalah bangunan gedung permanen, timbangan dan pagar permanen lokasi usahanya. Selain dari potensi itu, DPMPT Satu Pintu tidak berwenang dalam menanganinya.
“Maka di rasa memang sangat penting dilakukan rapat bersama dengan dinas terkait guna membahas persoalan ini dengan serius,”tegas Hanung (Baginda)

LEAVE A REPLY