Makam Islam Kuno Butuh Perhatian Pemerintah Menjaga Kelestarian Sejarah

0
51

Tanggamus, Lampungsai.com – Makam Islam kuno yang berada dipekon Tanjungkurung, Kecamatan wonosobo, Kabupaten Tanggamus, salah satu wisata religi, terkesan tak terawat. Butuh perhatian Pemerintah setempat akan sejarah ke islaman bagi generasi bangsa.

Keberadaan makam Islam Kuno terletak di Pekon Tanjung Kurung, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, terkesan tidak di perdulikan dengan kondisi tidak terawat. Sebelum  nya, makam Islam Kuno menjadi tanggung jawab Pemerintahan Provinsi  Banten, pada tahun 2012 pertanggung jawaban dan perawatan di limpahkan ke Kabupaten Tanggamus, tak sedikitpun tersentuh sebagai bukti kepedulian menjaga kelestarian sejarah.

Padahal keberadaan makam, Pangeran Jiwa Kusuma putra dari Sultan Hasanuddin Bin Syarip Hidayatullah, merupakan cikal bakal masuknya Agama Islam di Provinsi Lampung khusus nya di Kabupaten Tanggamus.

Disampaikan salah satu anak cucung keturunan Pangeran Jiwa Kesuma yang dimakan di makam Islam kuno, Subhan Sulaiman menyampaikan kesedihan dan prihatin karena leluhurnya memiliki andil dalam menyebarkan agama Islam ketika itu, tetapi generasi sekarang sudah lupa keberadaannya.

Karena makam  Islam kuno masuk cagar budaya dan menjadi wisata religi serta cikal bakal Islam masuk diwilayah Lampung bagian kabupaten Tanggamus wilayah barat. keberadaan makam Islam kuno menambahkan bahwa, nuansa keislaman sangat kental. Seharusnya Pemerintahan Tanggamus, peduli dan dianggarkan.

“Sebelum dilimpahkan ke Pemerintahan Kabupaten Tanggamus,makam selalu bersih dan terawat karna memang ada dana perawatan setiap bulan tapi setelah di limpahkan ke Pemerintahan Kabupaten Tanggamus,jangankan untuk perawatan datang dan liat lokasi saja tidak pernah,”ujar Subhan.

Subhan menambahkan, padahal, keberadaan makam Islam Kuno jika dirawat dan di pelihara oleh Pemerintah dapat menjadi tempat wisata religi dan budaya untuk mengenalkan sejarah bagi generasi muda yang sudah mulai melupakan sejarah.

“Saya  dan masyarakat Pekon Padang Ratu sangat  memohon kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk peduli sejarah dan bangunlah tempat wisata yang bernuansa edukasi, budaya dan religi,”ungkapnya. (fajarsumatra/Budi WM)

LEAVE A REPLY