Lusi Viana: Tak Sekolah Malu Dengan Teman-Teman Dari Kejadian Guru Sobek Baju

0
652
Lusi Viana di dampingi sang Ayah Lukmansyah saat di temui di kediamannya./Budi Irawan

Lampung Utara, Lampungsai.com – Beban mental, trauma, serta rasa malu sangat mendalam dirasakan seorang anak. Hal itu ada dan dirasakan Lusi Viana siswi kelas X SMK N 1 Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, pasca gunting paksa baju seragamnya.

“Kamis kemarin saya sekolah, meski menahan rasa malu sama teman-teman di sekolah terlebih di satu kelas. Apa lagi saya bagian dari OSIS dan sangat ketat sama peraturan, masak ya anak OSIS bajunya di sobekin sama guru. Maka itu, beban malu, Jumat ini saya tidak sekolah,”

Demikian di ungkapkan Lusi Viana didampingi sang ayah Lukmansyah, saat di temui di kediamannya Jalur 2 RK VII RT 01, Kelurahan Kota Alam Kotabumi Selatan, Jumat 12 Januari 2018.

Sementara Lukmansyah (Ayah) merasa terpukul atas kejadian yang menimpa putrinya. “Bukan lagi terpukul, saya ini merasa tidak ada harga lagi dan itu bukan hanya saya sendiri tapi semua keturunan saya karena kejadian ini,”kata Lukmansyah yang juga keluarga besar Warga Panaragan (Tebuk Leban).Baca https://lampungsai.com/berita-lampung-terkini/oknum-guru-smk-n-1-gunting-paksa-baju-seragam-lusi-viana/

Terkait hal ini, pihak sekolah hingga saat ini belum ada yang menanggapi dengan itikad baik. Pihak sekolah hanya melayangkan “Surat Panggilan” yang ditujukan kepada orang tua Lusi Viana, pada Kamis 11 Januari 2018 kemarin.

“Seharusnya mereka yang datang kesini, kenapa surat panggilan itu di kirim setelah kejadian. Saya mau, Oknum guru terkait diberi sanksi tegas, sebab negara kita ini negara hukum terlebih kondisi moral anak saya,”pungkasnya. (Budi Irawan)

LEAVE A REPLY