Luhut : Jokowi Tinggal Speed Up, Bravo 5 “Ada Chemistry Terbangun”

0
131
Momen Presiden Jokowi dan Menko Maritim LBP tengah berbincang usai Ratas Kabinet tentang Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif RAPBN 2020 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019). Antara Foto | Puspa Perwitasari

Bandar Lampung, Lampungsai.com –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Jenderal TNI (HOR) Purn Luhut Binsar Panjaitan MPA menyatakan, Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah buat langkah besar dalam meletakkan pondasi pembangunan Indonesia-sentris di periode pertama.

Momen Presiden Jokowi dan Menko Maritim LBP tengah berbincang usai Ratas Kabinet tentang Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif RAPBN 2020 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019). Antara Foto | Puspa Perwitasari

Sehingga, LBP, saat memasuki era kepemimpinan periode kedua pasca dilantik bersama wapres terpilih KH Ma’ruf Amin, Minggu (20/10/2019) lusa, Presiden Jokowi tinggal speed up.

Dikutip dari Antara, Jum’at (18/10/2019), Luhut menyebutkan hal itu usai Silaturahmi Kabinet Kerja dengan Presiden dan Wapres, di Istana Negara, Jakarta, momen kolektif terakhir warga kabinet 2014-2019.

“Saya pikir kabinet ini sudah membuat suatu langkah yang besar sekali dan Jokowi sudah meletakkan landasan yang bagus dalam term pertama ini, kedua nanti beliau (Jokowi) tinggal speed up mempercepat ini semua,” ucap veteran jenderal infanteri ini.

Luhut yang memulai sekaligus sukses debut karir sipilnya saat didaulat Presiden ke-3 RI almarhum BJ Habibie untuk memulihkan hubungan bilateral Indonesia-Singapura pascareformasi dengan menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk negara jiran itu pada 1999, memuji Presiden Jokowi sebagai pemimpin pekerja keras, pemberani, dan pengayom anak buah.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Persatuan Nasional era Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (24 Agustus 2000-23 Juli 2001) ini bahkan juga mengaku sangat menikmati pola kerja bersama yang diterapkan Presiden Jokowi.

“Saya menikmati bekerja dengan Presiden Jokowi, karena Presiden Jokowi berani mengambil keputusan, tidak berbelit-belit dan membuat negeri kita menjadi lebih baik,” ujar pasangan kawin Devi Panjaitan ini, yang genap berusia 72 tahun, 28 September lalu.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI pertama (31 Desember 2014-2 September 2015) ini menambahkan, selama 5 tahun memimpin negeri 269 juta jiwa ini, banyak karya besar yang telah ditorehkan Presiden Jokowi.

Luhut sendiri, Menko Polhukam Kabinet Kerja sejak dilantik Presiden Jokowi pada 12 Agustus 2015 hingga ia digeser ke posisi Menko Maritim pada 27 Juli 2016, hingga H-1 kalender kerja efektif kabinet, Jum’at (18/10/2019), aktivitasnya lumayan padat.

Terpisah, cendekiawan dan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin asal Lampung Andi Desfiandi dimintai pendapatnya, Sabtu (19/10/2019) menandaskan, ada chemistry terbangun yang senantiasa mengiringi ritme kompak kinerja progresif Presiden Jokowi dan Luhut sebagai salah satu pembantu dekatnya.

Ketua DPD Perhimpunan Bravo-5 Lampung ini menilai, LBP yang juga pendiri Bravo-5, organ relawan pemenangan Jokowi saat nyapres pemilu 2014 dan lanjut kini didapuk Ketua Dewan Pembina DPP Perhimpunan Bravo-5 itu, relatif piawai bertugas dan kerap sukses menerjemahkan arahan direktif dan kehendak kebijakan politik presiden.

Jangan lupa, cetus Andi, sisi lain Jokowi dan Luhut juga bisa jadi contoh teladan seorang ayah membawa kesuksesan karir keluarga. “Gimana Pak Jokowi mendidik dan getok tularkan kesederhanaan hidup keluarga, saya kira kita sudah tahu seperti apa,” kata dia.

Andi yang dalam kepengurusan baru Bravo-5 pascatransformasi menjadi ormas bakal menduduki posisi Ketua Bidang Ekonomi DPP Perhimpunan Bravo-5 ini mengutip pula salah satu unggahan Facebook Luhut yang ia akui cukup menyentuh hati, Juni lalu.(Muzzamil/Rilis/Red)

LEAVE A REPLY