LSM GMBI Tanggamus Laporkan Ke Kejari Soal Dugaan Pemotongan PIP

0
561

Tanggamus, Lampungsai.com – Beredar nya pemberitaan dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang beredar dimasyarakat, LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Distrik Tanggamus, layangkan surat laporan ke Kejaksaan Negeri Tanggamus. Kamis, 17 Agustus 2020.

LSM GMBI Distrik Kabupaten Tanggamus mengamati adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh Ibu Sri ,selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Kotaagung Barat tentang pemotongan dana PIP sesuai bukti kwitansi yang beredar di media online yang tergabung di AJO Indonesia Tanggamus.

“Saya selaku Ketua LSM GMBI Distrik kabupaten Tanggamus dan kawan kawan yang berdomisili di kotaagung barat, disini saya memperhatikan dari  pemberitaan di media online sangat luar biasa, maka dalam hal ini kami sebagai LSM GMBI Distrik Kabupaten Tanggamus merasa terpanggil untuk  ikut melaporkan masalah ini demi menegakkan hukum yang ada ditanggamus,”.kata Amroni, Ketua LSM GMBI Distrik Tanggamus saat diwawancarai didepan kantor Kejari Tanggamus.

Lanjutnya, Kami juga meminta kepada bapak bapak di Kejaksaan Negeri Tanggamus untuk segera  memproses permasalahan ini,dan tegakkan hukum  sebenar benarnya.

Menurut pengamatan saya,dugaan pungli dana PIP yang dilakukan ibu  Sri selalu kepala sekolah SMKN 1 Kobar, sangat disayangkan dan seharusnya tidak dilakukan baik di sekolah SMKN 1 Kobar atau sekolah yang lainnya.Saya amati dari pemberitaan kawan kawan media online, itu ada indikasi pungli dan harus segera diproses.

“Apapun alasannya jika langsung  dipotong itu perbuatan melawan hukum.sekalipun dikatakan untuk bayar gajih guru honor dan lain sebagainya,”Tegas Amroni.

Jika dikatakan untuk membayar gajih guru yang honor, itu sebenarnya tidak masuk katagori harus dibayarkan menggunakan dana PIP.
“Dana PIP itu hak siswa siswi yang mendapatkan, bukan untuk membayar gajih guru  honor, dan saya berharap kepada kejaksaan ,untuk menegakkan hukum yang sebenar benar nya,”pungkas Amroni. (Tim)

LEAVE A REPLY