LSM GEPAK Lampung Timur Soroti Penyerapan Anggaran Kegiatan Pihak BPKAD Ditengah Pandemi Telan Rp 1 M

0
826

Lampung Timur, Lampungsai.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GIPAK Kabupaten Lampung Timur, soroti anggaran kegiatan yang di kelola pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah setempat, TA 2021. Pihak BPKAD mengaku penyerapan anggaran kegiatan sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Rabu, 13 Oktober 2021.

Sejumlah kegiatan dengan biaya APBD Perubahan TA 2021, cukup besar yang patut dipertanyakan efisiensi pengelolaab anggarannya. Terlebih adanya kegiatan koordinasi BPKAD menelan biaya lebih kurang Rp.1 Miliar.

Dijelaskan Ketua LSM Gipak Lampung Timur, Arif bahwa selain dari pada itu, terdapat 3 kegiatan dikelola pihak BPKAD Lampung Timur, patut di pertanyakan, yakni kegiatan penyusunan rencana peraturan daerah tengang perubahan APBD TA 2021 dan penyusunan rencana peraturan bupati dengan biaya Rp.400 Juta, output penerbufan 2 buku Raperda.

Lalu kegiatan penyusunan rencana peraturan daerah tentang perubahan APBD TA 2020 dan penyusunan rencana peraturan, lebih kurang Rp.300 Juta, output penerbian 2 buku dan kegiatan koordinasi dan konsultasi teknis penyusunan APBD dan APBD-P selama 12 bulan dengan biaya Rp.1 M.

Masih kata Arif, pihak BPKAD harusnya harus lebih bijak dalam mengelola keuanan negara, khususnya keuangan daerah Kabupaten Lampung Timur. Sekian banyak kegiatan dengan menelan anggaran cukup besar itu perlu dipertanyakan, sebab segala kegiatan terbatas selama pandemi covid-19 di tahun anggaran 2020-2021. Apalagi rapat koordinasi konsultasi, diberlakukan sistem daring vimeet.

“Koordinasi yang mana yang sampai menghabiskan dana satu miliar itu, sementara pemerintah pusat membatasi kegiatan yang sifatnya berkerumun,”kata Arif.

Atas hal ini, Arif melanjutkan, pihaknya sedang berkoordinasi ddngan rekan – rekan LSM di Lampung Timur, guna melakukan kroscek pendalaman atas data dokumen anggaran yang di kelola pihak BPKAD.

Di waktu berbeda, Kepala BPKAD Lampung Timur, Mansyur Syah didampingi Sekretaris dan PPTK kegiatan saat dikonfirmasikan mengaku, semua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.

Secara global memang anggaran cukup besar, namun sudah sesuai peruntukannya termasuk untuk honor TAPD, koordinasi dengan pihak Kementerian, koordinasi dengan pihak Provinsi serta Hearing dan Paripurna dengan DPRD setempat. Lalu, untuk buku yang diterbitkan lebih dadi seratus buku. (*)

LEAVE A REPLY