LMP Vs LMPI, Sanwani Tegas Mayjen (Purn) Syamsu Djalal, Satu Dalam LMPI

0
382

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Beredar informasi dua kubu kepengurusan Laskar Merah Putih (LMP) dan Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) dengan Ketua Umum Mayjen TNI (Purn) Hi.Syamsu Djalal,S.H,M.H di wilayah Lampung khususnya. Ketua Ormas LMPI Markas Cabang Bandar Lampung, tegaskan tidak ada ormas lain dibawah kepemimpinan Syamsu Djalal.

“Hanya Ormas LMPI satu – satunya dengan Ketua Umum Markas Besar LMPI yakni Mayjen TNI (Purn) Hi.Syamsu Djalal,S.H,M.H, tidak ada yang lain,” tegas Sanwani, Ketua LMPI Macab Bandar Lampung, didampingi Sekretaris, Charly Gatu Maret, di 44 Resto Balek Solok usai rapat konsolidasi bersama Markas Daerah LMPI Provinsi Lampung. Minggu, 02 Februari 2020.

Sanwani HS juga menghimbau kepada seluruh anggota dan jajaran pengurus LMPI Kota Bandar Lampung, agar bersikap santun dan tidak gampang termakan oleh isu -isu yang berpotensi menyesatkan karena tidakĀ  jelas sumbernya.

Adanya hal ini, berdampak pada beberapa anggota berpindah ke ormas LMP, benrlar adanya. Namun, adanya struktur ormas LMP itu mencantumkan nama Mayjen TNI (Purn) Hi.Syamsu Djalal,S.H,M.H, tidaklah benar dan itu hanya isu murahan.

Sebagai Ketua LMPI Marcab Kota Bandar Lampung, Sanwani melanjutkan, kepada seluruh anggota dan jajaran pengurus LMPI Marcab dan Maca kecamatan se kota Bandar Lampung, agar bersikap cerdas, jangan sampai mudah terprovokasi, oleh isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“LMPI hanya satu dan cukup satu selamanya. Perkuat silahturahim,jaga persaudaraan dan persatuan agar tidak gampang dipecah belah sehingga tetap utuh tidakĀ  tercerai berai. Tetap dalam satu komando,tetap satu haluan dibawah ketua umum Markas Besar LMPI bapak Mayjen TNI Purn.Hi.Syamsu Djalal,S.H,M.H dan di Provinsi Lampung Alisa Hendra sebagai ketua Markas Daerah,R.Budiyanto selaku Sekretaris Markas Daerah,”ungkapnya.

Sanwani menambahkan, terkait nama Syamsu Djalal yang dicantumkan didalam struktur kepengurusan Mabes LMP, sudah dibantah oleh Syamsu Djalal dalam sebuah video yang sudah viral di Medsos bahwa, hal itu adalah tidak benar dan bohong. (*)

LEAVE A REPLY