Lewat Kuasa Hukumnya, Khamamik Bantah Ada Aliran Fee Ke Mantan Pejabat Polda Lampung

0
83
Sidang lanjutan perkara suap Fee Proyek Infrastruktur Kabupaten Mesuji, dengan saksi Wawan Suhendra./Jn/LS/Red

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Bupati non aktif Kabupaten Mesuji, Khamamik bantah adanya pemberian aliran uang Fee Proyek Infrastruktur Dinas PUPR APBD 2018, ke Mantan pejabat Polda Lampung.

Bantahan itu disampaikan oleh kuasa hukumnya, Sopian Sitepu. Dilansir sinarlampung.com, Rabu, 24 April 2019 (malam). Dikatakan Sopian Sitepu bahwa tidak benar apabila kliennya (Khamamik) memberikan uang fee yang diungkapkan saksi Wawan Suhendra.

“Setelah kami menanyakan langung kepada Khamami tentang kebenaran berita sebagaimana Wawan kemukakan, klien kami membantah dan menyatakan tidak pernah memberikan uang dan tidak pernah memberikan barang kepada pihak Polda Lampung,”katanya.

Sekertaris Dinas PUPR Mesuji, Wawan Suhendra sebelumnya mengungkapkan bahwa ada pemberian uang atas permintaan Khamami senilai Rp200 juta ke pihak Polda Lampung. Kemudian, disebutkan ada pemberian paket proyek ke Polda Lampung berdasarkan arahan Khamami.

Baca https://lampungsai.com/berita-lampung-terkini/sidang-perkara-suap-fee-proyek-kabupaten-mesuji-terungkap-ada-aliran-uang-ke-kapolda-dan-waka-polda-lampung/

“Klien kami beranggapan keterangan tersebut perlu diklarifikasi segera untuk menghindari kerugian atas nama baik pihak-pihak tertentu. Khususnya para pejabat yang sesungguhnya tidak pernah menerima sesuatu apapun dari Bupati (nonaktif) Khamami,”ujarnya.

Sopian juga menegaskan, klarifikasi ini dilakukannya kepada Khamami Selasa (23/4). Dia mengatakan, bahwa kliennya akan menjelaskan secara rinci seperti apa kejadian yang sebenarnya di saat persidangan.

“Dalam persidangan nantinya klien kami akan menjelaskan sejelas-jelasnya tentang fakta kebenaran tersebut. Demikian keterangan pers yang kami sampaikan agar masyarakat dapat memahaminya,”ujarnya. (Rilis/sl/Jn/Red)

LEAVE A REPLY