Ketua DPD Golkar Lampung Selatan Tanggapi Komentar Ketua MKGR Lampung

0
494

Lampung Selatan, Lampungsai.com – Ketua DPD Golkar Lampung Selatan, Golkar (AMPG) Lampung Selatan Benny Raharjo meminta Nizwar Affandi objektif dalam menkritik pemerintah Provinsi Lampung.

Ia menilai, pernyataan Nizwar Affandi yang mengkritik pemerintah dalam penanganan covid-19 tidak objektif. Akibatnya selalu menilai kinerja Pemerintah Provinsi dari sudut pandang subjektifnya saja.

“Akan lebih elok jika mengkritik haruslah objektif dengan niatan membangun, bukan untuk tujuan niatan yang buruk. Kalau niatannya gak bagus ya gak akan ada bagusnya kerja pemerintah,” kata Benny yang menangapi kritik Nizwar Affandi beberapa waktu lalu yang menilai Pemprov gagal.

Terlebih, mantan ketua AMPG Lampung tersebut merupakan kader partai Golkar dan seharusnya mendukung tujuanpemeintah provinsi dalam membangun Lampung.

Terlebih, saat ini hampir semua kepala daerah di Indonesia juga merasa kesulitan dalam meningkatkan pembangunan karena pemerintah fokus pada penangan pencegahan Covid-19.

Benny juga meminta Nizwar Affandi untuk belajar berpikir objektif saat mengkritisi pemerintah dan meemprtimbangkan dari sisi lain yakni pertu.buhan ekonomi, perkembangan ekonomi Lampung secara umum dapat dilihat dari aspek pertumbuhan, misalnya selama 5 tahun terakhir ini.

Terlebih di tahun 2020 Provinsi Lampung pada triwulan II-2021 tumbuh 5,03%, membaik dibandingkan dengan kondisi triwulan I-2021 yang mengalami pertumbuhan -2,10%. Pertumbuhan triwulan II-2021 secara Q-to-Q Provinsi Lampung paling tinggi di Sumatera yaitu sebesar 6,69%.

“Ini merupakan indikasi bahwa program yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Lampung,” ujar Benny.

Benny juga mengatakan berkaitan dengan pernyataan Ketua MKGR Provinsi Lampung Tersebut. Ketua DPD Golkar Lampung Selatan itu memberikan Saran agar posisi Nizwar Affandi yang saat ini Menjabat Sebagai Ketua MKGR Lampung untuk sekiranya dievaluasi dan dipertimbangkan kelanjutannya.

Dalam keritikannya, Nizwar Affandi sendiei menilai pemerintahan di tangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim dinilai gagal dan tak patut dibanggakan. Terlebih saat meangani covid-19 di Lampung.

Salah satu kritiknya yakni terkait pemberian bantuan kapal apung untuk penanganan covid-19 di Provinsi Lampung. Menurut dia hal tersebut merupakan bentuk ketidak percayaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

“Menurut saya itu gak bisa dibanggakan. Mestinya pemprov malu sampai harus dikirim kapal oleh oemerintah,” ujar Nizwar Affandi beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY