Lagi-Lagi Warga Kembali Laporkan Dugaan Money Politik Paslongub 3, Ke Panwas

0
513
Deva Arikade mewakili warga saat melaporkan dugaan money politik paslongub Arinal-Nunik ke Panwas Kabupaten Pesawaran./Tim

Pesawaran, Lampungsai.com – Lagi-lagi, di waktu atau masa tenang jelang H Pilgub Lampung, 27 Juni 2018, Paslongub nomor urut 3 Arinal – Nunik, kembali di dapati dugaan melakukan pelanggaran money politik yang di sebarkan kepada warga, oleh tim pemenangannya. Kali ini, sejumlah warga Desa Cimanuk, Rt 007 Rw 004, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, mendampati dugaan pelanggaran money politik dengan bukti amplop berisi uang Rp50 Ribu, dan telah dilaporkan ke Pihak Panwas setempat.

Sebelumnya, dugaan money politik dengan barang bukti amplop berisi uang Rp50 Ribu, Jilab dan beberapa souvenir, didapati di masa tenang dan telah di laporkan oleh Warga. Kejadian serupa itu di wilayah Tanggamus dan Kabupaten Lampung Tengah.

Hal tersebut diungkapkan oleh perwakilan Warga Desa Cimanuk, Kabupaten Pesawaran, Deva Arikade bahwa, temuan dugaan money politik atas Paslongub Arinal-Nunik, telah di laporkan ke Panwas dengan barang bukti empat amplop berisi uang Rp50 Ribu, pada Senin 25 Juni 2018 (Pagi).

Kejadian bagi-bagi amplop tersebut, dilakukan oleh tim pemenangan Paslongub Arinal-Nunik, sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu 24 Juni 2018.  Atas kejadian itu, sebagian warga Desa Cimanuuk menyayangkan hal tersebut terjadi, lantaran tidak sepatutnya dilakukan, maka sepakat melaporkannya.

“Kami telah melaporkan tim Paslon Arinal-Nunik, tadi pagi,  mulai dari Panwascam dan juga ke Panawas Kabupaten. Barang bukti berupa amplop berisi uang Rp50 Ribu, diamankan pihak Panwas,”ungkap Deva Arikade.

Deva juga mengatakan, setelah laporan, dirinya dan beberapa warga yang menerima amplop, akan kembali datang ke Kantor Panwas, sebagaimana pemanggilan sebagai pelapor dan saksi.

“Saya dan beberapa warga yang peduli akan kejujuran dan kebenaran, sangat menyayangkan kejadian itu, terlebih saat ini di masa tenang. Berharap hal ini ada tindak lanjut tegas, agar kedepan hal serupa tidak terjadi,”ungkapnya. (Tim)

LEAVE A REPLY