Ketua PWI Muncul Ditengah Arinal-Nunik, Supriyadi: “Apakah Ketua PWI Itu, Bukan Jurnalis?”

0
52
Ketua PWI Provinsi Lampung, Supriyadi Alfian (baju motif putih hitam) dengan jajaran pengurus DPD I P-Golkar Lampung, tim pemenangan, foto bersama dengan Bos besar SGC Ny.Lee./Red

Metro, Lampungsai.com – Kampanye Calon Gubernur Lampung Nomor urut 3, Arinal-Nunik, di Kota Metro, tepatnya lapangan Banjarsari Metro Utara, Sabtu 05 Mei 2018, tak lepas dari sorotan kalangan praktisi jurnalis, munculnya keberadaan Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian di tengah-tengah kampanye tersebut. Terlebih jurnalis harus menjunjung tinggi ke independenan profesi.

Terkait hal ini, Supriyadi Alfian secara tegas mengungkapkan, “Apakah Ketua PWI itu bukan jurnalis !!. Hadir dalam acara kampanye selayaknya menjalankan tugas profesi sebagai wartawan, meliput dan sebagainya, terlebih sebagai kontrol sosial.

Dalam acara itu juga ada kawan-kawan pers lain meliput, termasuk ketua PWI Kota Metro Abdul Wahab, yang menjalankan tugasnya selayaknya tugas kejurnalisan.

“Di Kampanye Ridho – Bachtiar dan kampanye Herman HN, akan saya hadiri, tentunya sesuai tugas fungsi jurnalis. Lantas di mana letak pelanggarannya, jika dianggap salah, muncul dalam kampanye itu,?” ungkap Supriyadi Alfian saat di konfrimasikan melalui via telphon WhatsAps-nya, Minggu 06 Mei 2018, sekitar pukul 18.58 WIB.

Supriyadi Alfian juga berpesan, sekarang ini perlu di ketahui, banyak media-media yang terkotak-kotak, tentunya kondisi ini sangat mudah pihak-pihak yang memanfaatkan untuk memecah belah hingga wartawan yang ada tidak lagi kompak dan solid.

“Dari ini, sebagai kaca mata kita bersama, jangan mudah terprovokasi, jaga kekompakan antar sesama jurnalis, jangan mudah terpacah belah,”ujarnya.

Cagub Arinal Djunaidi (Baju kaos putih) bersama Bos Sugar Grup Ny.Lee./Arsip

Diketahui, dalam upaya pergerakan mengambil simpatik masyarakat lampung, Kampanye Arinal – Nunik, penuh dengan kemegahan dan kemeriahan, tak lepas dalam Cagub nomor urut 3 ini, di dukung adanya pihak SGC langsung dari Bos besar Ny.Lee (Purwanti Lee), diduga sebagai penyokong atau penyuplay pendanaan.

Banyak kalangan praktisi, aktifis menyoroti hal tersebut, baru-baru ini dari kalangan Lembaga Masyarakat Lampung Peduli Demokrasi dan salah satu aktifis unila Yusdianto, menilai keterlibatan BOS SGC itu sama saja membajak demokrasi di lampung.

Belum lagi banyaknya temuan dugaan pelanggaran politik yang di lakukan paslon Arinal-Nunik, yang sampai saat ini belum diketahui sejauhmana proses adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Baru-baru ini, kampanye arinal – nunik di Kota Metro dengan menyuguhkan penyanyi dangdut Via Vallen, di lapangan Banjarsari Kecamatan metro Utara, Sabtu 05 Mei 2018.

Disisi lain, PT. Sugar Group Companies (SGC), diketahui juga tidak memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat banyak, khususnya masyarakat Kampung Ujung Gunung Ilir, Lingai, Kibang, Kampung Menggala, Bakung Ilir, Bakung Udik, Gedung Meneng, Dente, Gedung Aji, Penawar, Astra Ksetra dan Teladas serta umbul-umbul (Olok Sengiang, Cakat Ramah Tua, Genitek, Kapitan Kalung, Mengguk, Hi. Usin, Din Bajau, Cakat Ibrahim, Purus Graf, Mangga, Purus Tendou, Putro Batin, Kyu Lemai & Tabu), yang lokasi kampungnya berada di tengah-tengah perusahaan.

Terlebih, pihak SGC sebagai penyuplay pendanaan cagub Arinal-Nunik, di niali membajak demokrasi serta disinyalir sebagai bentuk mengamankan perusahaan yang memiliki persoalan lahan (sengketa).

“Saya cukup menyayangkan bila demokrasi yang nyatanya milik rakyat kemudian dibajak atas kepentingan korporasi, maka sudah sewajarnya publik marah dengan tidak memilik calon yang bersangkutan (Arinal-Nunik),” ungkap Aktifis Unila Yusdianto.

Menurut Yusdianto,  Komisi II DPR RI pernah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) membahas dugaan penipuan, pemalsuan dan penggelapan pajak PT SGC tersebut karena diduga telah menyerobot lahan masyarakat di empat kecamatan kawasan Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

“Adanya konspirasi antara korporasi dan politisi, tidak lain, bertujuan untuk pengamanan dan perluasaan bisnis,” ujarnya.(Tim)

LEAVE A REPLY